Hoaks dan Konflik Identitas Meningkat, LAN Minta ASN Penangkal

Jurnallugas.Com – Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat menghadirkan tantangan baru bagi kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Di tengah derasnya arus informasi di ruang digital, Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai memiliki peran strategis untuk menjaga persatuan nasional sekaligus menjadi contoh dalam penggunaan media digital yang bertanggung jawab.

Lembaga Administrasi Negara (LAN) menegaskan bahwa ASN tidak hanya bertugas menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga memikul tanggung jawab kebangsaan yang semakin penting di era digital. ASN diharapkan mampu menjadi teladan dalam menyebarkan informasi yang akurat, memperkuat literasi masyarakat, serta menangkal berbagai konten yang berpotensi memecah belah bangsa.

Bacaan Lainnya

Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara LAN RI, Agus Sudrajat, menilai ruang digital saat ini menjadi arena yang sangat berpengaruh terhadap dinamika sosial. Menurutnya, penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, hingga polarisasi yang berkembang melalui media sosial dapat menggerus kohesi sosial apabila tidak diantisipasi secara serius.

Ia menegaskan ASN harus hadir sebagai contoh dalam membangun budaya digital yang sehat. ASN juga perlu aktif mengedukasi masyarakat agar lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi menimbulkan konflik.

Baca Juga  Mulai Oktober 2025 Gaji ASN Naik Tunjangan? Begini Hitungan dan Efeknya ke Ekonomi

Agus menjelaskan bahwa tugas tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menempatkan aparatur negara sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Karena itu, ASN dituntut mampu menjaga keseimbangan antara profesionalisme birokrasi dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan berbangsa.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tetap menjadi fondasi utama yang harus dipegang ASN dalam menjalankan tugas. Di tengah keberagaman Indonesia yang sangat luas, mulai dari suku, budaya, bahasa hingga agama, ASN memiliki posisi penting untuk memastikan harmoni sosial tetap terjaga.

Tantangan tersebut semakin relevan mengingat dalam beberapa tahun terakhir ruang digital kerap menjadi tempat munculnya berbagai gesekan sosial. Mulai dari perbedaan pandangan politik, penyebaran disinformasi, hingga konflik identitas yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.

Karena itu, ASN didorong untuk berperan sebagai agen moderasi, penggerak toleransi, dan penghubung antar kelompok masyarakat. Kehadiran ASN diharapkan mampu memperkuat komunikasi sosial, mendorong kolaborasi, serta membantu penyelesaian konflik secara konstruktif.

Selain menjaga keharmonisan sosial, ASN juga dituntut memastikan seluruh warga negara memperoleh akses pelayanan publik yang setara. Pelayanan harus diberikan secara profesional tanpa memandang latar belakang agama, suku, ras, pilihan politik maupun status sosial masyarakat.

Baca Juga  ASN Diminta Tegak Lurus Otto Hasibuan Netralitas Birokrasi Kunci Kepercayaan Publik

Komitmen terhadap pelayanan yang inklusif menjadi bagian penting dalam menjaga integrasi nasional. Ketika masyarakat merasakan keadilan dan kesetaraan dalam pelayanan publik, kepercayaan terhadap negara akan semakin kuat.

Untuk mendukung peran tersebut, LAN terus melakukan penguatan kapasitas ASN melalui transformasi sistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman. Pengembangan kompetensi tidak lagi hanya berorientasi pada kuantitas peserta pelatihan, tetapi juga pada penguatan karakter kebangsaan, integritas, serta kemampuan menghadapi tantangan era digital.

LAN menilai keberhasilan ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa merupakan investasi strategis bagi masa depan Indonesia. Peran itu tidak hanya penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam mempertahankan persatuan nasional di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung.

Baca berita nasional dan kebijakan publik lainnya di JurnalLugas.Com.

(Soefriyanto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait