Honor Petugas Sensus Ekonomi 2026 Menggiurkan, Ini Faktor Penentu Gaji Mitra BPS

JurnalLugas.Com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi salah satu agenda statistik terbesar yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) tahun ini.

Selain bertujuan memotret kondisi dunia usaha nasional, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi ribuan masyarakat sebagai Mitra Statistik yang akan membantu proses pendataan di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Di tengah antusiasme pendaftaran, besaran honor yang diterima petugas sensus menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari publik.

Pasalnya, nilai penghasilan yang ditawarkan dinilai cukup menarik untuk pekerjaan berbasis kontrak dengan durasi beberapa bulan.

BPS menegaskan bahwa petugas lapangan yang diterjunkan dalam Sensus Ekonomi bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Mereka direkrut melalui mekanisme seleksi, mengikuti pelatihan, kemudian bekerja berdasarkan kontrak selama masa pelaksanaan sensus.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa besaran honor tidak diberlakukan secara seragam di seluruh Indonesia.

Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, tingkat kesulitan pekerjaan, hingga kondisi geografis masing-masing daerah.

“Besaran honor disesuaikan dengan kondisi daerah, beban kerja, serta karakteristik wilayah penugasan,” ujar Amalia dalam keterangannya.

Estimasi Honor Mitra Statistik Sensus Ekonomi 2026

Meski BPS belum mengumumkan standar honor resmi secara nasional, sejumlah estimasi menunjukkan penghasilan Mitra Statistik berada pada kisaran Rp2,8 juta hingga Rp5,5 juta selama masa penugasan, tergantung posisi serta lokasi kerja.

Adapun perkiraan honor berdasarkan jenis tugas meliputi:

  • Mitra pengolahan atau entri data sekitar Rp2,8 juta hingga Rp3,5 juta.
  • Petugas pencacah lapangan diperkirakan memperoleh Rp3,2 juta hingga Rp4,2 juta.
  • Pengawas lapangan (PML) berpotensi menerima Rp4 juta hingga Rp5 juta.
  • Koordinator tim atau Kortim diperkirakan memperoleh Rp4,5 juta hingga Rp5,5 juta.

Nominal tersebut merupakan kisaran estimasi sehingga setiap petugas dapat menerima jumlah berbeda sesuai ketentuan BPS di daerah masing-masing.

Mengapa Honor Setiap Daerah Berbeda?

Perbedaan honor bukan tanpa alasan. BPS menerapkan sejumlah indikator dalam menentukan besaran pembayaran kepada Mitra Statistik.

Wilayah dengan akses transportasi yang sulit, jarak antarlokasi pendataan yang jauh, hingga kondisi geografis yang menantang umumnya memperoleh penyesuaian honor lebih tinggi dibanding daerah perkotaan yang relatif mudah dijangkau.

Selain itu, besarnya Upah Minimum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), kompleksitas objek usaha yang didata, serta kemampuan anggaran kantor BPS daerah juga menjadi faktor penting dalam menentukan nilai pembayaran.

Dengan demikian, petugas yang bekerja di wilayah pegunungan atau daerah kepulauan berpeluang memperoleh kompensasi lebih besar dibanding petugas di wilayah dengan tingkat kesulitan rendah.

Honor Dibayar Berdasarkan Kinerja

Salah satu karakteristik pekerjaan Mitra Statistik adalah sistem pembayaran yang mengutamakan capaian target.

Artinya, honor penuh diberikan apabila petugas mampu menyelesaikan seluruh target pendataan sesuai jadwal dan standar kualitas yang telah ditentukan.

Kehadiran saja tidak menjadi dasar utama pembayaran, melainkan hasil kerja yang berhasil diselesaikan.

Skema tersebut diterapkan agar proses pengumpulan data nasional berjalan tepat waktu sekaligus menjaga kualitas hasil sensus yang akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi pemerintah.

Masa Penugasan Sekitar Tiga Bulan

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026, sementara penugasan aktif sebagian besar Mitra Statistik diperkirakan berlangsung sekitar Juni hingga Agustus.

Di beberapa daerah dengan jumlah unit usaha yang lebih banyak atau karakteristik wilayah yang kompleks, masa kontrak dapat berlangsung lebih lama sesuai kebutuhan pelaksanaan sensus.

Karena bersifat kontrak kegiatan, status Mitra Statistik tidak berubah menjadi pegawai tetap maupun ASN setelah pekerjaan selesai.

Bagi mahasiswa, lulusan baru, maupun masyarakat yang ingin memperoleh pengalaman kerja lapangan sekaligus tambahan penghasilan, program ini dinilai menjadi salah satu peluang yang cukup menjanjikan selama tahun 2026.

Informasi terbaru seputar ekonomi, kebijakan pemerintah, dan berita nasional lainnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com.

(William)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Gaji Wakapolsek Terbaru dan Segini Tunjangan

Pos terkait