SIEXPO 2026 Buka Peluang UMKM Sawit, 184 Booth Siap Tampilkan Inovasi Industri

JurnalLugas.Com – Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia yang masih membayangi berbagai sektor usaha, industri kelapa sawit Indonesia justru menunjukkan optimisme melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 yang akan berlangsung pada 6–8 Agustus 2026 di SKA Co-Ex, Pekanbaru, Riau.

Bacaan Lainnya

Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, SIEXPO tidak hanya menjadi ajang promosi teknologi dan bisnis sawit, tetapi juga memperluas ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), koperasi petani sawit, kalangan akademisi hingga lembaga pendidikan berbasis perkebunan.

Ketua Pelaksana SIEXPO 2026, Qayuum Amri, mengatakan pameran tahun ini tetap mendapat respons positif dari pelaku industri meski kondisi ekonomi global sedang menghadapi tekanan.

Menurutnya, tingginya partisipasi bukan hanya datang dari perusahaan besar, tetapi juga pelaku UMKM serta koperasi yang semakin aktif mengambil bagian dalam ekosistem industri sawit nasional.

“Kami ingin memastikan industri sawit berkembang secara inklusif. Karena itu, ruang bagi UMKM, koperasi, perguruan tinggi hingga sekolah-sekolah sawit terus diperluas agar seluruh rantai ekosistem dapat tumbuh bersama,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, panitia menyediakan sekitar 20 stan khusus bagi UMKM dan koperasi petani sawit untuk mempromosikan produk, inovasi, hingga memperluas jaringan usaha.

Kolaborasi Jadi Fondasi Industri Sawit Masa Depan

Mengusung tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit”, SIEXPO 2026 menempatkan sinergi sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing industri nasional.

Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas petani hingga lembaga pendidikan diharapkan mampu membangun kerja sama yang menghasilkan berbagai inovasi baru, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam aktivitas perkebunan maupun pengolahan sawit.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat keberlanjutan industri, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk sawit Indonesia di pasar global.

Industri Sawit Dinilai Tetap Tangguh Hadapi Krisis

Qayuum menilai sektor sawit telah berkali-kali membuktikan kemampuannya bertahan menghadapi berbagai tekanan ekonomi.

Ia mencontohkan, industri sawit tetap mampu menopang perekonomian nasional saat krisis moneter 1998 hingga masa pandemi Covid-19. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa sawit masih menjadi salah satu sektor strategis penyumbang devisa negara.

“Pengalaman menghadapi berbagai krisis menunjukkan industri sawit memiliki daya tahan yang kuat. Ketahanan inilah yang ingin terus diperkuat melalui inovasi dan kolaborasi,” katanya.

Target 8.000 Pengunjung dan Ratusan Inovasi Industri

Penyelenggara menargetkan sekitar 8.000 pengunjung menghadiri SIEXPO 2026, meningkat dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 6.000 orang.

Selain menjadi ajang bertemunya pelaku industri, pameran ini juga diharapkan menciptakan peluang transaksi bisnis yang berlanjut setelah kegiatan berakhir sehingga memberikan dampak ekonomi bagi berbagai sektor pendukung.

Direktur Marketing Sawit Indonesia, Yasin Permana, mengungkapkan jumlah peserta pameran juga mengalami peningkatan signifikan.

Tahun ini sebanyak 184 booth akan hadir, naik dibanding sekitar 150 booth pada penyelenggaraan sebelumnya.

Ratusan peserta tersebut akan menampilkan beragam inovasi dan solusi terbaru, mulai dari teknologi kecerdasan buatan, alat berat perkebunan, pupuk, benih sawit unggul, bioproduk, teknologi pabrik kelapa sawit, oleochemical, drone, digitalisasi operasional, logistik, kendaraan listrik hingga perangkat keselamatan kerja.

Dengan semakin banyaknya inovasi yang diperkenalkan, SIEXPO 2026 diharapkan mampu mempercepat transformasi industri sawit Indonesia menuju sektor yang lebih modern, efisien, inklusif, dan berdaya saing tinggi di pasar internasional.

Baca berita ekonomi, industri, dan investasi lainnya di: https://JurnalLugas.Com

(William)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Rusia Lirik Sawit RI Mentan Oktober Kita Teken Kerja Sama Besar

Pos terkait