Anak Susanah Geram Ibunya Disebut Pembohong, Gegara Prabowo Sebut Rp700 Ribu perkg Kupas Bawang

JurnalLugas.Com — Nama Susanah, warga Kabupaten Bogor, mendadak menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut dirinya sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR pada 14 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Besarnya nominal yang disebut dalam pidato membuat publik mempertanyakan pekerjaan dan penghasilan Susanah.

Bacaan Lainnya

Namun, keluarga Susanah memberikan klarifikasi. Mereka menyebut pekerjaan Susanah sehari-hari bukan sebagai pengupas bawang seperti yang disampaikan dalam pidato tersebut.

Susanah diketahui bekerja sebagai penjahit kain lap majun. Ia juga membantu pekerjaan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk mencuci ompreng setelah kegiatan makan bergizi.

Baca Juga  Indonesia Resmi Stop Impor Beras, Sudaryono Produksi Pangan Nasional Melonjak

Wina, keluarga Susanah, menjelaskan bahwa pekerjaan menjahit tersebut dilakukan dengan sistem upah berdasarkan berat hasil pekerjaan. Penghasilannya disebut jauh berbeda dari angka Rp700 ribu per kilogram yang ramai dibicarakan.

“Bu Susanah bukan pengupas bawang, tetapi penjahit lap majun dan bekerja di SPPG,” kata Wina dalam keterangannya, Rabu 19 Agustus 2026.

Keluarga juga mengaku kaget ketika mendengar Susanah disebut sebagai pengupas bawang. Susanah bahkan disebut sempat bingung setelah mengetahui dirinya menjadi perhatian publik.

Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi perbincangan luas karena Susanah ikut menerima dampak dari informasi yang diperdebatkan di media sosial. Keluarga berharap masyarakat tidak terburu-buru memberikan cap negatif kepada Susanah.

Di sisi lain, pemerintah juga disebut masih melakukan pengecekan mengenai informasi yang disampaikan dalam pidato tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menyatakan akan memverifikasi keterangan terkait pernyataan mengenai Susanah.

Baca Juga  Prabowo, Lahan Negara “Mangkrak” Katanya Akan Direbut Kembali untuk Rakyat

Kasus Susanah menjadi pengingat bahwa satu informasi yang disampaikan di ruang publik dapat dengan cepat menyebar dan berdampak langsung kepada orang yang disebut.

Klarifikasi dari pihak keluarga penting agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi tudingan yang merugikan.

Baca berita terbaru dan informasi lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait