Jepang Pertimbangkan Pekerja Asing di Sektor Keamanan, Kekurangan Tenaga Kerja Makin Parah

JurnalLugas.Com — Jepang mulai membuka pembahasan untuk memperluas kesempatan kerja bagi warga negara asing di industri jasa keamanan swasta. Langkah ini muncul di tengah persoalan kekurangan tenaga kerja dan semakin menuanya pekerja di sektor tersebut.

Badan Kepolisian Nasional Jepang membentuk panel ahli pada Rabu (16/9/2026) untuk mengkaji kemungkinan masuknya lebih banyak pekerja asing ke bidang keamanan.

Bacaan Lainnya

Panel tersebut akan membahas apakah pemegang status Pekerja Berketerampilan Spesifik dan peserta Sistem Pelatihan untuk Pengembangan Keterampilan dapat diperbolehkan bekerja di industri jasa keamanan.

Saat ini, aturan Jepang masih membatasi warga negara asing untuk bekerja di sektor keamanan. Kesempatan tersebut umumnya hanya terbuka bagi pemegang status tinggal tertentu, termasuk penduduk jangka panjang.

Baca Juga  Jet Tempur China J-15 Kunci Radar Pesawat Jepang di Laut Lepas Okinawa

Kepala Biro Keamanan Masyarakat Badan Kepolisian Nasional Jepang, Yoshitaka Yamada, menyebut kondisi tenaga kerja di sektor keamanan sudah menjadi persoalan serius.

“Kekurangan tenaga kerja di sektor keamanan sangat parah,” ujar Yamada.

Panel yang terdiri dari akademisi dan perwakilan industri keamanan akan mengkaji bentuk penerimaan pekerja asing serta kemungkinan kerangka kerja baru. Laporan hasil pembahasan ditargetkan selesai paling lambat Januari 2027.

Setelah rekomendasi keluar, Badan Kepolisian Nasional Jepang akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan untuk membahas aturan lebih lanjut.

Tekanan kebutuhan tenaga kerja terlihat dari data Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang. Pada 2025, rasio lowongan terhadap pelamar di sektor keamanan mencapai 6,55, jauh di atas rasio 1,12 untuk seluruh jenis pekerjaan.

Masalah demografi juga menjadi perhatian. Pada 2024, sekitar 47 persen petugas keamanan di Jepang berusia 60 tahun atau lebih.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah Jepang mencari opsi untuk memperluas sumber tenaga kerja, termasuk mempertimbangkan peran pekerja asing dalam menjaga keberlangsungan industri jasa keamanan swasta.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait