JurnalLugas.Com – Kandidat presiden Brasil dari Partai Liberal, Flavio Bolsonaro, dilaporkan tengah diselidiki Kepolisian Federal Brasil terkait dugaan keterlibatan dalam skema pencucian uang.
Penyidik menelusuri hubungan keuangan Bolsonaro dengan seorang pengacara yang diduga memiliki kendali atas perusahaan taruhan.
Laporan surat kabar O Globo pada Minggu (18/10/2026) menyebut penyelidikan tersebut berada di bawah pengawasan Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes.
Kasus ini merupakan pengembangan penyelidikan mengenai dugaan pencucian uang dan transfer dana ilegal ke luar negeri yang berkaitan dengan negara bagian Rio Grande do Sul.
Perhatian penyidik kemudian tertuju kepada pengacara Willer Tomaz. Ia diduga mengendalikan perusahaan taruhan Rede Loto, yang memperoleh izin operasional dari pemerintah negara bagian Rio de Janeiro pada Mei 2023.
Untuk menelusuri dugaan transaksi yang berkaitan dengan perkara tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap pesan elektronik, surat elektronik atau email, serta data lain yang tersimpan di ponsel Tomaz berdasarkan perintah pengadilan.
Hasil analisis terhadap data tersebut dilaporkan mengungkap adanya hubungan keuangan antara Tomaz dan Bolsonaro.
Penyidik juga menemukan catatan yang menunjukkan keduanya melakukan sedikitnya lima perjalanan ke luar negeri bersama pada paruh pertama 2025.
Perjalanan itu mencakup Afrika Selatan, Portugal, dan Prancis. Informasi tersebut didukung oleh temuan berupa foto, catatan pemesanan, data penerbangan, serta dokumen penyewaan mobil yang tersimpan dalam perangkat dan email milik Tomaz.
Meski demikian, catatan perjalanan dan hubungan keuangan tersebut merupakan bagian dari materi yang ditelusuri penyidik.
Informasi itu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Bolsonaro terlibat dalam tindak pidana pencucian uang.
Bolsonaro membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menyebut pemberitaan mengenai penyelidikan tersebut sebagai berita palsu.
Tomaz juga menolak tuduhan telah melakukan pelanggaran hukum. Ia bahkan menyatakan terkejut karena informasi penyelidikan itu terungkap pada Minggu, beberapa jam sebelum debat pemilu berlangsung.
Penyelidikan ini menempatkan dugaan aliran dana dan hubungan keuangan sebagai fokus pemeriksaan aparat Brasil.
Namun, kesimpulan mengenai keterlibatan pihak-pihak yang diperiksa masih bergantung pada hasil penyidikan dan proses hukum selanjutnya.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Handoko)






