JurnalLugas.Com – Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Pergerakan ini menunjukkan rupiah belum mampu mempertahankan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Rupiah dibuka pada level Rp18.033 per dolar AS, melemah 11 poin atau 0,06 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp18.022 per dolar AS.
Pelemahan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena perubahan nilai tukar dapat memengaruhi biaya transaksi yang menggunakan dolar AS, terutama untuk kebutuhan impor dan pembayaran dalam valuta asing.
Meski demikian, pergerakan pada awal perdagangan belum cukup untuk menggambarkan arah rupiah sepanjang hari. Perkembangan selanjutnya masih perlu dicermati seiring berlangsungnya aktivitas pasar valuta asing.
Pelaku pasar juga perlu memperhatikan pergerakan rupiah hingga penutupan perdagangan untuk melihat apakah tekanan terhadap mata uang domestik berlanjut atau justru berbalik arah.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Endarto)






