JurnalLugas.Com – Ketika seseorang merencanakan perjalanan ke luar negeri, ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah memiliki paspor.
Namun, aturan ini tidak berlaku bagi beberapa individu yang memiliki gelar istimewa, seperti Raja Charles III dari Inggris, Kaisar Naruhito, dan Permaisuri Masako dari Jepang.
Para pemimpin monarki ini tidak perlu khawatir tentang prosedur pembuatan paspor seperti kebanyakan orang.
Mereka memiliki dokumen khusus yang memungkinkan mereka untuk melakukan perjalanan internasional tanpa paspor konvensional.
Misalnya, Raja atau ratu Inggris hanya perlu membawa dokumen yang dikeluarkan atas nama mereka oleh Sekretaris Kerajaan Inggris.
Dokumen ini memberikan izin kepada pemegangnya untuk melewati perbatasan negara-negara yang mereka kunjungi tanpa hambatan atau halangan, serta meminta bantuan dan perlindungan jika diperlukan.
Di sisi lain, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako dari Jepang juga memegang dokumen khusus yang dikeluarkan oleh kementerian Jepang.
Dokumen ini memberikan izin kepada pasangan kekaisaran tersebut untuk melakukan perjalanan internasional tanpa paspor.
Selain itu, kementerian luar negeri Jepang memberitahu negara yang akan mereka kunjungi tentang kunjungan tersebut sebelum mereka tiba.
Meskipun demikian, ada perbedaan dalam persyaratan untuk anggota keluarga kekaisaran.
Misalnya, istri Raja Charles III, Permaisuri Camilla, masih diwajibkan memiliki paspor diplomatik, sementara anggota keluarga Kekaisaran Jepang lainnya, seperti putra mahkota dan putri, juga membutuhkan paspor diplomatik untuk perjalanan internasional mereka.
Tanggung jawab administratif terkait dokumen perjalanan Raja Charles III dipegang oleh Sir Clive Alderton, sekretaris pribadinya yang telah menjadi penasihat terpercaya bagi raja dan ratu sejak tahun 2006.
Dengan demikian, walaupun mayoritas orang harus memiliki paspor saat bepergian ke luar negeri, individu dengan gelar kerajaan atau kekaisaran tertentu diberikan pengecualian khusus yang memungkinkan mereka untuk melakukan perjalanan dengan prosedur yang berbeda.






