JurnalLugas.Com – Harga batu bara terus mengalami penurunan dalam perdagangan terbaru. Pada Rabu, 5 Juni 2024, harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan ini tercatat sebesar US$ 137 per ton, turun 2% dari hari sebelumnya. Angka ini menjadi yang terendah sejak 26 April.
Dalam sepekan terakhir, harga batu bara mengalami penurunan sebesar 3,59% secara point-to-point. Selama sebulan terakhir, penurunan harga mencapai 6,23%.
Menurut riset yang berjudul “Declining Coal Prices Reflect a Reshaping of Global Energy Trade” karya Paolo Agnolucci, Peter Nagle, dan Katarina Temaj dari Bank Dunia, penurunan harga batu bara ini disebabkan oleh peningkatan pasokan dari negara-negara seperti Kolombia dan Afrika Selatan.
Absennya batu bara dari Rusia, yang terkena sanksi akibat konflik dengan Ukraina, tidak terlalu berdampak signifikan pada pasokan global.
Selain itu, permintaan batu bara diperkirakan akan terus menurun. Faktor-faktor penyebabnya meliputi biaya transportasi yang semakin mahal, harga gas yang lebih murah, dan perlambatan ekonomi, terutama di China yang merupakan konsumen batu bara terbesar di dunia.






