JurnalLugas.Com – Pada Senin, 10 Juni 2024, pukul 07.20 WITA, Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali mengalami erupsi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan letusan ini mencapai ketinggian 800 meter di atas puncak gunung.
Gunung Lewotobi Laki-Laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan posisi geografis di Latitude -8.5389° LU dan Longitude 122.7682° BT. Gunung ini memiliki ketinggian 1584 meter di atas permukaan laut (mdpl).
“Erupsi terjadi pada hari Senin, 10 Juni 2024, pukul 07:20 WITA, dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak, atau sekitar 2384 meter di atas permukaan laut,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Adzan Anugrah Indiarsyah.
Adzan melaporkan bahwa kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, bergerak ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 41.4 mm dan durasi 303 detik.
Sebagai langkah kewaspadaan, Adzan mengimbau masyarakat sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan para pengunjung untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 km dari pusat erupsi serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 km pada sektor Timur Laut.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah serta tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya,” tambahnya.
Adzan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Bagi masyarakat yang terkena dampak hujan abu, diharapkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,” tutupnya.






