Trump Bicara soal Iran, “Apakah Saya Ingin Memusnahkan Mereka?”

JurnalLugas.Com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya tengah menghadapi keputusan besar terkait arah konflik dengan Iran yang memasuki bulan ketujuh.

Pernyataan itu disampaikan ketika jalur diplomasi Washington dan Teheran belum menghasilkan kesepakatan akhir. Trump membuka kemungkinan Amerika Serikat kembali menjalankan operasi militer berskala besar, tetapi pada saat yang sama masih menyebut peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Bacaan Lainnya

“Saya menghadapi keputusan besar, apakah akan masuk dan menghancurkan mereka atau tidak,” kata Trump dalam wawancara dengan Axios.

Trump sebelumnya menyebut konflik dapat berakhir setelah pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada 3 November. Namun, pernyataan terbarunya menunjukkan bahwa penyelesaian perang masih terbuka sebelum pemilu tersebut.

Langkah Washington berikutnya juga menjadi perhatian negara-negara Teluk. Trump dijadwalkan bertemu para pemimpin atau pejabat senior Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman di sela-sela Sidang Umum PBB di New York. Pertemuan itu akan membahas arah konflik dan strategi setelah perang.

Konflik AS-Iran bermula dari serangan besar Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan sejumlah sasaran Amerika Serikat di kawasan.

Pada Juni, kedua negara menandatangani nota kesepahaman yang memuat penghentian operasi militer dan membuka ruang negosiasi lanjutan. Kesepakatan tersebut juga mengatur langkah terkait pelayaran di Selat Hormuz.

Namun, proses menuju penyelesaian permanen kemudian mengalami kebuntuan dan nota tersebut berakhir pada Agustus tanpa menghasilkan kesepakatan final.

Di tengah kebuntuan diplomasi, Washington tetap menggunakan tekanan ekonomi terhadap Teheran. Jalur tekanan tersebut berjalan bersamaan dengan opsi militer yang kembali dibicarakan Trump.

Kini, arah konflik bergantung pada keputusan Washington berikutnya. Trump sendiri mengatakan dirinya masih membuka kemungkinan kesepakatan, tetapi juga tidak menutup opsi melanjutkan operasi militer terhadap Iran.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Iran Drone Bawah Laut AS Tak Lolos Pengawasan di Selat Hormuz

Pos terkait