JurnalLugas.Com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan memiliki peluang untuk mengalami rebound pada perdagangan Rabu, 19 Juni 2024. Setelah libur panjang Idul Adha, IHSG diantisipasi akan bergerak naik ke kisaran 6.750 hingga 6.780.
Analis dari Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, mengungkapkan bahwa potensi rebound IHSG ini sejalan dengan proyeksi penguatan nilai tukar Rupiah setelah mengalami pelemahan signifikan ke Rp16.395 per dolar AS pada Jumat, 14 Juni 2024 lalu.
Dari faktor eksternal, penurunan yield obligasi AS 10 tahun yang dibarengi dengan meningkatnya kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada September 2024 dapat menjadi katalis positif bagi penguatan nilai tukar Rupiah pada hari ini. Selain itu, dari dalam negeri, klarifikasi dari tim Prabowo-Gibran yang membantah rumor rencana kenaikan rasio utang terhadap PDB menjadi 50 persen turut menjadi sentimen positif yang mempengaruhi pergerakan indeks.
Sebagai tambahan informasi, rasio utang terhadap PDB Indonesia berada di angka 39,9 persen pada Desember 2022, menurut Valdy.
Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Valdy menyarankan untuk mencermati saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga pada perdagangan hari ini. Selain itu, saham-saham di sektor energi juga patut diperhatikan mengingat tren kenaikan harga komoditas energi pada pekan ini.





