JurnalLugas.Com – China secara tegas menolak dan telah melayangkan protes keras terhadap keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menaikkan tarif tambahan pada beberapa barang China. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Perdagangan China pada Kamis 20 Juni 2024.
Pada Jumat (14/6) pekan lalu, AS memutuskan untuk menaikkan tarif tambahan pada impor produk-produk China seperti kendaraan listrik, baterai lithium-ion, sel surya, dan mineral kritis. Keputusan ini menambah beban tarif yang sudah berlaku di bawah Pasal 301.
He Yadong, juru bicara Kementerian Perdagangan China, menyatakan dalam konferensi pers bahwa AS mengabaikan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dengan mempertahankan dan meningkatkan tarif di bawah Pasal 301.
Menurut He, AS telah memolitisasi isu ekonomi dan menggunakannya sebagai alat politik, yang bertentangan dengan konsensus penting yang telah dicapai oleh kedua kepala negara. He menyebut tindakan AS tersebut sebagai contoh nyata dari praktik manipulasi politik.
China mendesak AS untuk segera mengoreksi kesalahannya dan mencabut kebijakan tarif tambahan terhadap produk China.






