JurnalLugas.Com – Pada Rabu, 17 Juli 2024, DKI Jakarta dan Medan tercatat sebagai dua dari empat kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Data ini diperoleh dari situs pemantau kualitas udara IQAir yang menunjukkan bahwa kedua kota tersebut mengalami tingkat polusi udara yang sangat tinggi.
Kondisi Kualitas Udara di DKI Jakarta
Pada pukul 07.00 WIB, kualitas udara di DKI Jakarta berada dalam kategori tidak sehat dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) sebesar 153. Selain itu, konsentrasi partikel halus (PM2.5) mencapai 59 mikrogram per meter kubik. Angka ini 11,8 kali lebih tinggi dari panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Posisi Global dalam Daftar Kota Berpolusi
Lahore, Pakistan menduduki posisi teratas dengan AQI 167, diikuti oleh Kinshasa, Kongo dengan AQI 157. Medan menempati posisi ketiga dengan AQI 157, sementara DKI Jakarta berada di posisi keempat dengan AQI 153.
Wilayah Jakarta dengan Udara Tidak Sehat
Beberapa wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara tidak sehat meliputi Kompleks Menteri Widya Chandra di Jakarta Selatan, Jeruk Purut, Kemayoran, Cilandak Barat, Kebon Jeruk, dan Kemang. Masyarakat di wilayah-wilayah ini direkomendasikan untuk menghindari aktivitas luar ruangan, mengenakan masker saat berada di luar, menutup jendela, dan menggunakan penyaring udara.
Data dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta
Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta mencatat bahwa kualitas udara di Jakarta untuk polusi PM2.5 secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan indeks angka 86. Kategori ini menunjukkan bahwa kualitas udara tidak berdampak signifikan pada kesehatan manusia atau hewan, namun dapat mempengaruhi tumbuhan sensitif dan nilai estetika.
Wilayah dengan Kualitas Udara Sedang
Beberapa wilayah di Jakarta yang memiliki kualitas udara kategori sedang antara lain Bundaran HI, Kelapa Gading, Jagakarsa, dan Lubang Buaya.
Kondisi ini menegaskan pentingnya tindakan preventif untuk mengurangi dampak polusi udara dan melindungi kesehatan masyarakat, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Medan. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengurangi sumber polusi dan meningkatkan kualitas udara demi masa depan yang lebih sehat.






