Joe Biden Mundur Kamala Harris Calon Presiden Perempuan Minoritas Pertama AS Ini Profilnya

JurnalLugas.Com – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris akan mencatat sejarah jika berhasil mengamankan tiket pemilihan presiden (pilpres) dari Partai Demokrat. Dia akan menjadi calon presiden (capres) perempuan minoritas pertama dalam sejarah politik AS.

Presiden AS Joe Biden telah memutuskan untuk tidak mencalonkan diri lagi dalam pilpres tahun ini. Dalam surat pengunduran dirinya, Biden menyatakan dukungan penuh kepada Harris untuk menggantikannya sebagai capres dari Partai Demokrat.

Bacaan Lainnya

Partai Demokrat akan menggelar konvensi nasional bulan depan. Pada forum tersebut, mereka berencana untuk secara resmi mengumumkan calon presiden mereka.

Kamala Harris adalah politikus senior dari Partai Demokrat yang berasal dari Negara Bagian California. Karier politiknya dimulai sebagai pegawai kejaksaan. Harris, yang memiliki darah Afrika dan India, menjadi Jaksa Agung Negara Bagian California pada tahun 2010. Sebelum menjabat sebagai wakil presiden, Harris telah menjabat sebagai senator dari tahun 2017 hingga 2021.

Baca Juga  Trump Sebut Revolusi Radikal dan Menang Pilpres AS Donald Trump akan Tindak serta Usir Aktivis Pro Palestina di AS

Jika berhasil mengamankan tiket pencapresan dari Partai Demokrat, Harris hanya memiliki waktu tiga bulan untuk berkampanye dan menyatukan partai di belakangnya. Meski begitu, banyak anggota Partai Demokrat yang yakin dia bisa mengalahkan eks presiden Donald Trump, capres dari Partai Republik.

Harris dan Trump sama-sama mendapatkan dukungan sebesar 44 persen dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan pada 15-16 Juli. Trump sendiri unggul atas Biden dalam survei yang sama.

Tingkat persetujuan terhadap Harris, meskipun rendah, masih lebih tinggi dibandingkan Biden. Menurut lembaga jajak pendapat FiveThirtyEight, 38,6 persen warga menyetujui Harris sementara 50,4 persen tidak menyetujuinya. Sementara itu, Biden mencatatkan 38,5 persen persetujuan dan 56,2 persen ketidaksetujuan.

Baca Juga  Kamala Harris Siap Maju Lagi di Pilpres AS 2028, Singgung Trump sebagai Tiran

Biden didesak untuk mundur dari pencapresan oleh rekannya di Partai Demokrat setelah tampil buruk dalam debat bulan lalu. Penampilannya yang terlihat linglung membuat banyak orang mempertanyakan ketajaman mental pria berusia 81 tahun tersebut.

Kamala Harris, yang berusia 59 tahun, dua dekade lebih muda dibandingkan Biden dan Trump, diharapkan dapat membawa angin segar dalam politik AS dan mampu menggalang dukungan yang lebih luas dari berbagai kalangan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait