JurnalLugas.Com – Pada tanggal 25 Juli 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penurunan signifikan dalam harga sejumlah bahan pangan di seluruh Indonesia. Data dari Panel Harga Bapanas menunjukkan tren menurunnya harga pada berbagai komoditas vital. Berikut adalah rinciannya:
Beras: Harga beras premium turun sebesar 6,44% menjadi Rp14.530 per kg. Begitu pula dengan beras medium yang turun 3,76% menjadi Rp13.060 per kg, dan beras stabilitas pasokan (SPHP) Bulog yang mengalami penurunan 0,64% menjadi Rp12.500 per kg.
Bawang: Harga bawang merah turun 12,42% menjadi Rp25.870 per kg, sedangkan bawang putih bonggol turun 9,47% menjadi Rp36.440 per kg.
Cabai: Harga cabai merah keriting turun drastis 30,99% menjadi Rp30.570 per kg, sementara cabai rawit merah turun 13,61% menjadi Rp57.490 per kg.
Daging: Daging sapi murni turun 6,40% menjadi Rp126.550 per kg, daging ayam ras turun 16,99% menjadi Rp29.320 per kg, dan telur ayam ras turun 8,53% menjadi Rp26.700 per kg.
Lainnya: Harga kedelai turun 4,08% menjadi Rp11.520 per kg, gula konsumsi turun 4,28% menjadi Rp17.240 per kg, minyak goreng kemasan sederhana turun 5,72% menjadi Rp16.990 per kg, dan minyak goreng curah turun 5,74% menjadi Rp15.120 per kg. Tepung terigu curah turun 7,48% menjadi Rp9.530 per kg, sementara tepung terigu kemasan turun 8,84% menjadi Rp12.170 per kg. Jagung turun 20,56% menjadi Rp4.520 per kg, dan garam halus beryodium turun 12% menjadi Rp10.050 per kg.
Namun, tidak semua komoditas mengalami penurunan harga. Beberapa jenis ikan mengalami kenaikan harga, seperti ikan kembung naik 7,69% menjadi Rp40.030 per kg, ikan tongkol naik 0,66% menjadi Rp31.990 per kg, dan ikan bandeng naik 7,43% menjadi Rp35.590 per kg.
Penurunan harga ini memberikan angin segar bagi konsumen dan diharapkan dapat mengurangi beban biaya hidup sehari-hari. Meskipun demikian, perubahan harga ini juga perlu diikuti dengan kebijakan yang mendukung stabilitas harga jangka panjang untuk memastikan ketersediaan pangan yang memadai bagi seluruh masyarakat.






