JurnalLugas.Com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berhasil mengumpulkan dana sebesar US$15 juta (sekitar Rp239 miliar) dalam sebuah acara penggalangan dana yang digelar minggu lalu. Acara ini dipimpin oleh miliarder Howard Lutnick, CEO Cantor Fitzgerald LP, dan diadakan di kediaman Lutnick di Hamptons pada tanggal 2 Agustus 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh 130 pendukung setia Trump, yang berkumpul untuk mendukung kampanye Trump dalam upaya mengimbangi arus besar dana yang diterima oleh Wakil Presiden Kamala Harris dari para donor online.
Dalam sebuah unggahan di platform X pada tanggal 10 Agustus 2024, Lutnick membagikan momen acara tersebut, di mana Trump menjawab berbagai pertanyaan dari para hadirin serta membahas isu-isu krusial yang sedang dihadapi oleh negara. Para peserta acara tersebut sangat antusias dengan kebijakan-kebijakan yang diusung oleh Trump, yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi Amerika Serikat.
Selain Lutnick, acara tersebut juga didukung oleh beberapa tokoh besar lainnya, seperti mantan manajer hedge fund John Paulson dan Omeed Malik, kepala 1789 Capital, yang turut berperan sebagai co-host acara. Peran mereka sebagai co-host menunjukkan komitmen mereka untuk mengumpulkan atau menyumbangkan sejumlah dana tertentu demi mendukung kampanye Trump. Baik Lutnick maupun Paulson kabarnya sedang dipertimbangkan untuk mengisi posisi penting dalam kabinet Trump jika ia terpilih kembali pada periode kedua.
Dalam unggahannya, Lutnick menulis, “Saya merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah bagi Presiden Trump di rumah saya minggu lalu, bersama dengan 130 pendukung yang memiliki visi yang sama untuk Amerika. Selama malam itu, Trump menjawab berbagai pertanyaan dan berbicara mengenai isu-isu penting yang mempengaruhi negara kita dan dunia secara luas. Saya yakin kebijakan-kebijakannya akan membawa perubahan positif…”.
Trump dijadwalkan untuk menghadiri dua acara penggalangan dana besar lainnya pada akhir pekan ini. Salah satunya adalah acara di Aspen, Colorado, yang diselenggarakan oleh Warren Lichtenstein dari Steel Partner Holdings LP, Larry Mizel dari MDC Holdings Inc, dan John Phelan dari Rugger Management LLC. Selain itu, Trump juga akan menghadiri resepsi donor di Jackson Hole, Wyoming.
Di sisi lain, Wakil Presiden Kamala Harris, yang menggantikan Presiden Joe Biden sebagai kandidat utama Partai Demokrat, telah berhasil menggerakkan para donornya untuk meningkatkan sumbangan mereka sejak Biden mengumumkan pengunduran dirinya dari pemilihan pada bulan Juli.
Hanya beberapa hari yang lalu, Harris berhasil mengumpulkan dana sebesar US$36 juta (sekitar Rp573 miliar) setelah mengumumkan Gubernur Minnesota, Tim Walz, sebagai pasangannya pada hari Selasa. Ini menjadi tambahan signifikan setelah sebelumnya ia mengumpulkan US$310 juta (sekitar Rp4,9 triliun) yang telah memecahkan rekor pada bulan Juli.
Memasuki bulan Agustus, Kamala Harris memiliki dana sebesar US$377 juta, dibandingkan dengan Donald Trump yang memiliki US$327 juta. Meskipun Trump sempat melampaui Biden dalam penggalangan dana pada kuartal kedua, namun penggalangan dananya masih tertinggal dari para kandidat Demokrat lainnya—baik Biden maupun Harris—selama sebagian besar kampanye.
Sebagai bagian dari kampanye penggalangan dananya, Harris dijadwalkan menghadiri acara penggalangan dana besar di San Francisco pada hari Minggu. Reid Hoffman, seorang donor utama Partai Demokrat dan kapitalis ventura terkenal, diharapkan hadir dalam acara tersebut.
Dengan semakin sengitnya persaingan antara Trump dan Harris dalam penggalangan dana, kedua kandidat ini terus berupaya untuk menarik lebih banyak dukungan dari para donornya masing-masing. Penggalangan dana yang sukses akan menjadi faktor krusial dalam menentukan arah kampanye mereka menuju pemilihan presiden 2024.






