JurnalLugas.Com – Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, memberikan klarifikasi terkait ketidakhadiran dua menteri, yaitu Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, dalam sidang kabinet paripurna perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada hari Senin, 12 Agustus 2024.
Dari total 35 menteri yang terdaftar dalam daftar hadir, hanya 33 menteri yang hadir di Istana Garuda, IKN. Pada daftar tersebut, Menteri Nadiem Makarim tercatat sedang cuti karena urusan keluarga, sementara Menteri Bintang Puspayoga sedang melaksanakan tugas khusus.
Grace Natalie menjelaskan bahwa “Mas Menteri Nadiem sedang cuti karena ada urusan keluarga yang tidak bisa ditunda,” Kata Grace Natalie, Senin 12 Agustus 2024.
Sementara itu, meskipun Menteri Bintang hadir dalam jamuan makan malam bersama para menteri di Area Sumbu Kebangsaan IKN pada Minggu malam, ia tidak mengikuti sidang paripurna pada pagi hari Senin. “Bu Bintang memang hadir pada acara makan malam bersama para menteri, tetapi pada pagi ini beliau izin melalui Sekretaris Kabinet untuk tidak menghadiri sidang kabinet,” tambah Grace.
Sidang kabinet paripurna yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo ini membahas arahan presiden mengenai Nusantara Baru dan konsep Indonesia Maju. Momen sidang ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pemerintahan di IKN yang baru.
Sebelum sidang dimulai, para menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan sesi foto bersama saat mereka mengunjungi embung MBH di IKN. Di antara 33 menteri yang hadir dalam sidang tersebut, beberapa di antaranya adalah Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Polhukam Hadi Tjahjanto, serta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Turut hadir juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Dengan kehadiran mayoritas anggota kabinet, sidang ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintahan untuk mewujudkan visi Nusantara Baru di tengah tantangan dan peluang yang ada.






