Kelicikan Israel Gunakan Perusahaan Gadungan Produksi Penyeranta Peledak Serang Warga Lebanon

JurnalLugas.Com – Israel diduga telah mendirikan perusahaan cangkang atau gadungan guna memproduksi penyeranta peledak yang dikirimkan ke Lebanon. Informasi ini berasal dari tiga petugas intelijen yang mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut digunakan untuk menyamarkan asal-usul perangkat peledak.

Salah satu perusahaan yang terlibat adalah BAC Consulting Kft., berbasis di Hongaria. Perusahaan ini diduga memiliki kontrak dengan perusahaan Taiwan, Gold Apollo, untuk memproduksi perangkat tersebut. Namun, sebenarnya perangkat ini merupakan hasil produksi dari perusahaan yang dikendalikan oleh pemerintah Israel.

Bacaan Lainnya

Selain BAC Consulting Kft., ada dua perusahaan gadungan lain yang diduga dibentuk untuk menyembunyikan identitas asli pembuat perangkat tersebut. Petugas intelijen Israel mengungkapkan bahwa ini adalah bagian dari upaya mereka untuk menutupi keterlibatan langsung Israel dalam pembuatan dan distribusi penyeranta peledak ini.

Baca Juga  Nasrallah Tegaskan Israel Dijadikan Neraka oleh Hizbullah Usai Ledakan Pager di Lebanon

BAC Consulting Kft. sendiri diketahui memiliki beberapa pelanggan yang memesan produksi penyeranta, namun tidak semuanya melibatkan bahan peledak. Beberapa di antaranya adalah perangkat tanpa sifat eksplosif.

Penyeranta yang bersifat peledak pertama kali dikirimkan ke Lebanon pada musim panas 2022. Namun, penggunaannya meningkat setelah pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, memperingatkan penggunaan ponsel demi alasan keamanan.

Media Lebanon, Al Manar, melaporkan insiden ledakan peralatan komunikasi pada Rabu (18/9) di berbagai wilayah Lebanon. Peralatan ini dibeli sekitar lima bulan sebelumnya, hampir bersamaan dengan penyeranta yang meledak sehari sebelumnya.

“Hizbullah membeli peralatan komunikasi lima bulan lalu, pada waktu yang hampir bersamaan dengan penyeranta,” tulis Al Manar dalam laporannya.

Baca Juga  Johan Palmberg World Gold CouncilEmas Anjlok 12%, Sinyal Kenaikan Global

Situasi ini memicu spekulasi lebih lanjut tentang keterlibatan Israel dalam aktivitas tersebut, memperburuk ketegangan di kawasan itu.

Dengan adanya laporan dari petugas intelijen dan media lokal, dugaan bahwa Israel menggunakan perusahaan cangkang untuk mengirimkan penyeranta peledak ke Lebanon semakin kuat. Penggunaan perangkat peledak ini menambah dimensi baru dalam ketegangan antara Israel dan Hizbullah, yang selama ini sudah memanas.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait