Penguatan Core Values ASN BerAKHLAK PANRB Inspirasi dan Teladan Birokrasi Lebih Baik

JurnalLugas.Com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus mengoptimalkan penerapan core values Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK, yang pertama kali diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2021. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan budaya kerja yang lebih baik dan terarah di lingkungan birokrasi.

Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB, Damayani Tyastianti, menegaskan bahwa upaya penguatan nilai-nilai BerAKHLAK dapat ditempuh melalui berbagai cara. Salah satu cara yang efektif adalah dengan mencontoh ASN yang berprestasi di lingkungan kerja masing-masing. ASN yang teladan dan inovatif dapat menjadi sumber inspirasi bagi rekan kerja lainnya untuk terus meningkatkan kinerja.

Bacaan Lainnya

“Salah satu kegiatan yang mendukung hal ini adalah sharing session, yang bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi instansi pemerintah maupun ASN dalam bekerja dan berinovasi. ASN yang berprestasi layak mendapat penghargaan dan apresiasi, sehingga semakin memperkuat budaya kerja BerAKHLAK,” ungkap Damayani dalam acara yang diadakan di Jakarta, Senin, 7 Oktober 2024.

Kementerian PANRB secara rutin memberikan penghargaan kepada ASN terbaik setiap tahunnya. ASN yang berhasil meraih penghargaan diharapkan dapat menjadi teladan dan sumber motivasi bagi ASN lain untuk menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK dalam bekerja.

Baca Juga  WFH ASN Berlaku, BGN Pastikan MBG Tetap Optimal, SPPG Tetap Cair

Contoh Nyata Penerapan Core Values BerAKHLAK

Salah satu sosok ASN yang patut dijadikan teladan adalah Suci Ingrid Daniati, Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Metrologi, Mutu, dan Jasa Perdagangan Kementerian Perdagangan. Sebagai peraih peringkat III kategori Jabatan Administrator Terbaik 2023 Kementerian PANRB, Suci menjadikan core values ASN BerAKHLAK sebagai landasan utama dalam setiap aktivitas kerjanya.

Menurut Suci, penerapan nilai-nilai BerAKHLAK harus dimulai dari diri sendiri, terutama bagi seorang pemimpin. “Pemimpin harus mampu memberikan contoh nyata dalam penerapan nilai-nilai BerAKHLAK. Tidak mungkin kita berharap bawahan atau rekan kerja menerapkannya, jika pemimpinnya sendiri tidak memberikan teladan,” ujarnya.

Strategi Membangun Lingkungan Kerja yang Harmonis

Suci menjelaskan, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kolaboratif sangat penting, terlebih dengan adanya perbedaan generasi di tempat kerja. Untuk mengatasi tantangan tersebut, ia selalu memegang teguh dua prinsip utama: positive vibes only dan time management. Menurutnya, menanamkan pandangan positif dan manajemen waktu yang baik adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan di tempat kerja.

Suci selalu berusaha agar setiap masalah dipandang sebagai tantangan, bukan hambatan. Dengan begitu, setiap diskusi akan lebih berfokus pada solusi yang konstruktif. “Jangan anggap masalah sebagai hambatan, tapi lihat sebagai tantangan agar kita bisa lebih fokus pada solusi,” jelasnya.

Di samping itu, Suci juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Menurutnya, sebisa mungkin pekerjaan diselesaikan di kantor, agar para pegawai bisa memiliki waktu berkualitas dengan keluarga di rumah. “Work-life balance sangat penting. Usahakan pekerjaan selesai di kantor, dan jangan membawa masalah dari rumah ke tempat kerja, begitu juga sebaliknya,” tambahnya.

Baca Juga  Itjen Kemenimipas Tindak 774 Pelanggaran Disiplin ASN, 71 Pegawai Dipecat

Optimisme Penerapan ASN BerAKHLAK di Masa Depan

Suci yakin bahwa dengan konsistensi dalam menerapkan core values BerAKHLAK, suasana kerja di lingkungan birokrasi akan semakin kondusif. Budaya kerja yang positif, kolaboratif, dan inovatif akan tercipta, sehingga pelayanan publik dapat ditingkatkan secara signifikan.

Kementerian PANRB terus berupaya memastikan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata oleh setiap ASN. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi.

Dengan teladan dari ASN berprestasi seperti Suci Ingrid Daniati, penguatan nilai-nilai BerAKHLAK diharapkan akan semakin masif, sehingga ASN dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan bangsa.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait