Nama Pengurus Kadin Diumumkan Raffi Ahmad Jadi Wakil Ketua Bidang Industri Kreatif

JurnalLugas.Com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru untuk periode 2024-2029. Organisasi yang berperan besar dalam sektor ekonomi dan bisnis ini dipimpin oleh Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum, dengan melibatkan berbagai tokoh berpengaruh dari kalangan pengusaha, politisi, hingga selebriti yang memiliki bisnis.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah masuknya Raffi Ahmad, seorang artis terkenal yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Industri Kreatif. Hal ini menjadi sorotan karena keterlibatan selebriti dalam organisasi besar seperti Kadin tidak hanya memberi warna baru, tetapi juga diharapkan mampu mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Selain Raffi, Arsjad Rasjid, mantan Ketua Umum Kadin, juga masuk dalam struktur kepengurusan baru sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.

Bacaan Lainnya

Kepengurusan Kadin Baru, Belum 100 Persen Lengkap

Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada 7 Oktober 2024, Anindya Bakrie menyatakan bahwa susunan pengurus yang diumumkan baru sekitar 50 persen, dan masih ada beberapa posisi yang akan diisi oleh pengusaha lainnya. “Pengurus ini baru 50 persen, kita punya pengurus banyak sekali yang akan bergabung,” ujar Anindya.

Baca Juga  Munaslub Kadin Sarat Kepentingan Politik

Kadin sebagai lembaga yang berperan dalam pengembangan dunia usaha di Indonesia tentu akan semakin solid dengan pengurus yang memiliki latar belakang beragam dan kompetensi yang luas.

Struktur Pengurus Kadin Periode 2024-2029

Berikut adalah beberapa tokoh kunci dalam kepengurusan Kadin yang baru diumumkan:

Dewan Kehormatan

  1. Ketua: Rosan P. Roeslani
  2. Anggota: Aburizal Bakrie, Mohammad S. Hidayat, Suryo Bambang Soesilo, dan Adi Putra Tahir.

Dewan

  1. Ketua Dewan Penasehat: Hashim Djojohadikusumo
  2. Wakil Ketua Dewan Penasehat: Sharif Cicip Sutardjo
  3. Ketua Dewan Usaha: Chairul Tanjung
  4. Ketua Dewan Pertimbangan: M. Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat

Dewan Pengurus

  • Ketua Umum: Anindya Novyan Bakrie
  • Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Komunikasi: Erwin Aksa
    1. WKU Bidang Organisasi: Taufan Eko Nugroho Rotorasiko
    2. WKU Bidang Keanggotaan: Widyanto Saputro
    3. WKU Bidang Pengembangan Asosiasi/Himpunan/Anggota: Benny Soetrisno
    4. WKU Bidang Komunikasi dan Informatika: Clarissa Tanoesoedibjo
  • Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perekonomian: Franky O. Wijaya
    1. WKU Bidang Perindustrian: Saleh Husin
    2. WKU Bidang Perdagangan: Timothy Savitri
    3. WKU Bidang Pertanian: Mulyadi Jayabaya
  • Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Investasi, Hilirisasi, dan Lingkungan Hidup: Bobby Gafur Umar
    1. WKU Bidang Industri Kreatif: Raffi Ahmad
    2. WKU Bidang Kewirausahaan: Eka Satria
    3. WKU Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral: Aryo Djojohadikusumo
  • Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Bambang Soesatyo
    1. WKU Bidang Politik: Firman Soebagyo
  • Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri: James T. Riady
    1. WKU Bidang Diplomasi Luar Negeri: Shinta Wijaya Kamdani
    2. WKU Bidang Perdagangan Internasional: Benardino M. Vega
Baca Juga  Presiden Prabowo Hadiri Munas Konsolidasi Kadin Indonesia di Mega Kuningan

Harapan ke Depan dari Kepengurusan Baru Kadin

Dengan susunan pengurus yang sebagian besar diisi oleh tokoh-tokoh berpengalaman di bidangnya, Kadin diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendukung dunia usaha di Indonesia, termasuk mengatasi tantangan ekonomi global dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Keterlibatan tokoh dari berbagai latar belakang, seperti Raffi Ahmad dari kalangan selebriti, mencerminkan strategi diversifikasi di Kadin dalam menghadapi perkembangan zaman. Terutama di sektor industri kreatif, Raffi diharapkan mampu memberikan inovasi dan terobosan baru yang relevan dengan dunia hiburan dan teknologi saat ini.

Dengan pengurus yang terus berkembang, Kadin Indonesia akan memiliki pondasi yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan investasi, dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kompetitif di Indonesia.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait