JurnalLugas.Com – Goldman Sachs Group Inc memperkirakan reli S&P 500 akan terus berlanjut hingga penghujung tahun 2024. Hingga saat ini, indeks acuan tersebut telah mencatatkan 46 rekor penutupan sepanjang tahun.
Scott Rubner, Direktur Pelaksana Pasar Global Goldman Sachs, menyebut bahwa S&P 500 bisa menembus level yang lebih tinggi. “Bisa jauh melampaui 6.000,” ungkap Rubner pada Kamis, 17 Oktober 2024.
Perhitungan Berdasarkan Tren Historis
Berdasarkan analisis data historis dari 1928 hingga saat ini, Rubner mengungkapkan bahwa rata-rata kenaikan S&P 500 selama periode 15 Oktober hingga 31 Desember mencapai 5,17 persen. Namun, dalam tahun-tahun pemilu di Amerika Serikat (AS), kenaikan rata-ratanya bisa mencapai 7 persen.
Dengan asumsi tren positif ini berlanjut, S&P 500 berpotensi menyentuh 6.270 pada akhir tahun 2024. Statistik historis memperlihatkan bahwa kuartal keempat sering kali membawa momentum positif bagi pasar saham. Selama hampir 100 tahun terakhir, hanya ada 25 kali S&P 500 mencatatkan penurunan di akhir tahun.
Perubahan Pandangan Rubner
Rubner sebelumnya memperkirakan adanya aksi jual besar-besaran menjelang pemilu AS. Namun, seiring perkembangan pasar, pandangan tersebut berubah. “Aksi jual pasar ekuitas batal. Prospek reli akhir tahun mulai bergema,” jelas Rubner.
Optimisme di Tengah Tahun Pemilu
Proyeksi bullish dari Goldman Sachs menunjukkan bahwa pasar ekuitas AS masih memiliki potensi kuat, terutama dengan sentimen positif di akhir tahun yang sering terjadi. Meskipun ada kekhawatiran mengenai ketidakpastian politik, data historis menunjukkan bahwa pemilu justru sering kali menjadi katalisator bagi penguatan pasar saham.
Dengan prospek pertumbuhan ini, investor diharapkan dapat terus memantau perkembangan dan menyesuaikan strategi investasi menjelang akhir tahun. Jika reli ini terwujud, 2024 bisa menjadi salah satu tahun terbaik bagi S&P 500.






