JurnalLugas.Com – Contemporary Amperex Technology Co., Ltd. (CATL), produsen baterai terkemuka asal China, resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, Freevoy, baterai hybrid pertama di dunia dengan jangkauan lebih dari 400 kilometer dan kemampuan pengisian daya super cepat. Peluncuran ini menandai langkah signifikan dalam pengembangan teknologi kendaraan hybrid dan energi terbarukan.
Teknologi Pengisian Cepat dan Efisiensi Baterai
Freevoy menawarkan fitur unggulan berupa pengisian daya yang sangat efisien. Menurut Gao Huan, Chief Technology Officer dari China E-car Business CATL, baterai ini mampu menambah jarak tempuh hingga 280 kilometer hanya dalam waktu 10 menit pengisian. Hal ini memberikan pengalaman pengguna yang lebih praktis, terutama bagi konsumen yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Baterai Freevoy menggabungkan teknologi sodium-ion dan lithium-ion, sehingga mampu mengatasi tantangan suhu rendah yang kerap menjadi kendala bagi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV). Dengan kemampuan operasional pada suhu ekstrem hingga -40 derajat Celsius dan pengisian ulang pada -30 derajat Celsius, baterai ini memungkinkan kendaraan untuk tetap berfungsi optimal di lingkungan dingin.
Popularitas Mobil Hybrid di China
Permintaan mobil hybrid di China terus meningkat seiring dengan keunggulannya dalam memberikan jarak tempuh lebih jauh dibanding kendaraan listrik murni (pure EV). Selain itu, biaya operasionalnya lebih ekonomis dibandingkan mobil berbahan bakar fosil. Data dari Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM) menunjukkan bahwa penjualan mobil hybrid dalam sembilan bulan pertama tahun 2024 mencapai 3,32 juta unit, atau tumbuh 84,2 persen secara tahunan (year-on-year).
Luo Jian, Chief Marketing Officer CATL, menambahkan bahwa kendaraan hybrid kini memegang peran strategis dalam proses elektrifikasi pasar otomotif di China. “Tingkat penetrasi kendaraan hybrid di sektor NEV telah mencapai 43 persen, dan ini menjadi kekuatan yang tidak bisa diabaikan,” ujarnya.
Dukungan dari Produsen Mobil Terkemuka
Freevoy telah mulai diadopsi oleh sejumlah perusahaan kendaraan listrik ternama seperti Li Auto dan AVATR. Dalam waktu dekat, baterai ini juga akan tersedia untuk beberapa model kendaraan dari produsen lain, termasuk Geely dan Chery, sehingga memperluas jangkauan teknologi CATL di pasar otomotif.
CATL: Pemimpin Pasar Baterai Global
Menurut laporan dari SNE Research, CATL berhasil mempertahankan posisinya sebagai produsen baterai EV terbesar di dunia selama tujuh tahun berturut-turut. Pada 2023, CATL menguasai 36,8 persen pangsa pasar baterai EV global, menegaskan kepemimpinannya dalam industri ini.
Dengan kantor pusat yang berlokasi di Ningde, Provinsi Fujian, CATL juga telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai produsen mobil global seperti BMW, Volkswagen, Daimler, dan Honda. Kolaborasi ini memperkuat posisi CATL sebagai pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik dan hybrid dunia.
Peluncuran Freevoy memperlihatkan komitmen CATL dalam menyediakan solusi inovatif untuk sektor otomotif dan energi berkelanjutan. Teknologi hybrid baru ini tidak hanya menawarkan efisiensi dan kinerja tinggi tetapi juga menjawab tantangan iklim ekstrem, menjadikannya pilihan yang relevan bagi konsumen global. Dengan perkembangan pesat pasar kendaraan listrik dan hybrid, CATL berada di garis depan revolusi mobilitas masa depan.






