JurnalLugas.Com – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan menerima sejumlah pesan penting dari Presiden ke-5 Republik Indonesia itu.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara dua tokoh besar, Megawati dan Presiden RI Prabowo Subianto, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.
Pesan Megawati untuk Prabowo
Ahmad Muzani menjelaskan bahwa Megawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prabowo atas perannya dalam memulihkan nama baik sang ayah, Presiden Soekarno. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa. Salah satu momen penting yang menjadi landasan apresiasi ini adalah tindak lanjut Presiden Prabowo terhadap pencabutan TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 oleh pimpinan MPR RI periode 2019-2024.
Sebagai tindak lanjut, Presiden Prabowo memastikan pemulihan hak-hak Presiden Soekarno, termasuk pemberian gaji, pensiun, dan pengakuan keuangan lainnya. Megawati pun menyampaikan rasa terima kasihnya yang kemudian diteruskan Muzani kepada Prabowo.
Momentum Pertemuan Megawati dan Prabowo
Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, menegaskan bahwa faktor pemulihan nama baik Soekarno menjadi salah satu pemicu utama rencana pertemuan antara Megawati dan Prabowo. Pesan tersebut sudah disampaikan sejak Oktober 2024 melalui Muzani di Gedung DPR/MPR.
Selain itu, Basarah menyebut hubungan Megawati dan Prabowo semakin erat setelah pertemuan antara pimpinan MPR 2019-2024 dengan Prabowo pada September 2024. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memulihkan nama baik Soekarno. “Tanpa surat dari pimpinan MPR sekalipun, pemulihan hak-hak Bung Karno tetap akan saya lakukan,” ujar Prabowo kala itu.
Makna Strategis bagi Dua Partai Besar
Hubungan erat antara Megawati dan Prabowo tidak hanya mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah, tetapi juga memberikan sinyal kuat akan kerja sama yang semakin solid antara Partai Gerindra dan PDIP. Hal ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi stabilitas politik dan pembangunan nasional yang lebih baik di bawah kepemimpinan Prabowo.
Untuk berita politik dan analisis lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






