Meta Siap Bersaing dengan DeepSeek Zuckerberg Investasi Jumbo di AI Llama

JurnalLugas.Com – Industri kecerdasan buatan (AI) semakin memanas dengan persaingan antara raksasa teknologi global. CEO Meta, Mark Zuckerberg, baru-baru ini mengungkapkan bahwa perusahaannya siap bersaing dengan DeepSeek. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Meta akan menginvestasikan ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS) di sektor AI untuk memastikan dominasi mereka di pasar.

Meta Siap Berinvestasi Besar di AI

Zuckerberg menegaskan bahwa Meta tidak akan ragu untuk menggelontorkan dana besar dalam pengembangan AI. “Kami akan berinvestasi sangat besar di sektor AI, bahkan hingga ratusan miliar dolar,” ujarnya pada Kamis (30/1/2025).

Bacaan Lainnya

Meta, yang merupakan induk dari platform sosial media Facebook dan Instagram, telah lama mengembangkan teknologi AI. Salah satu inovasi utamanya adalah model Llama, yang bersifat open-source seperti DeepSeek.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,04%! Menkeu Purbaya Bongkar Rahasia Sukses APBN 2025

OpenAI vs. DeepSeek vs. Meta

Saat ini, sektor AI didominasi oleh model closed-source dari OpenAI. Namun, kehadiran DeepSeek asal China telah mengubah lanskap industri. Model AI yang dikembangkan DeepSeek berhasil menyaingi produk OpenAI dengan biaya pengembangan yang jauh lebih rendah. Hal ini membuat banyak investor di Silicon Valley dan Wall Street mulai memperhitungkan potensi besar dari model AI open-source.

Meta pun tak mau ketinggalan. Zuckerberg menegaskan bahwa mereka akan terus mengembangkan model AI mereka. “Tujuan kami untuk Llama 3 adalah membuat model open-source yang kompetitif melawan model closed-source,” ujarnya. “Dan tujuan kami untuk Llama 4 adalah menjadi yang terdepan.”

Kesuksesan DeepSeek telah mengguncang pasar, termasuk memengaruhi harga saham beberapa produsen chip seperti Nvidia yang mengalami penurunan tajam. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di sektor AI tidak hanya melibatkan perusahaan teknologi, tetapi juga berdampak pada industri semikonduktor dan ekosistem digital secara keseluruhan.

Baca Juga  DBS Sinya Indonesia Jadi Rebutan Investor Saat Dunia Bergejolak

Dengan komitmen besar dari Meta untuk mengembangkan AI open-source, masa depan industri ini diprediksi akan semakin kompetitif. Akankah Meta berhasil mengungguli DeepSeek dan OpenAI? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Baca lebih lanjut berita teknologi terbaru di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait