AS Jajah Palestina Hamas Tolak Kehadiran Pasukan Sekutu Zionis Israel di Jalur Gaza

JurnalLugas.Com – Gerakan perjuangan Palestina, Hamas, dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di Jalur Gaza. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap wacana pemindahan paksa warga Palestina yang sebelumnya diungkapkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump dan membiarkan zionis Israel ambil tanah Palestina.

Hamas Tegaskan Sikap terhadap Intervensi AS

Bacaan Lainnya

Perwakilan Hamas, Sami Abu Zuhri, menegaskan bahwa pihaknya telah lama berjuang melawan penjajahan di Palestina dan tidak akan membiarkan kekuatan asing menguasai wilayah mereka.

Baca Juga  Update Korban Genosida Zionis Israel di Gaza 65 Ribu Warga Palestina Tewas Anak-Anak Jadi Korban

“Kami telah berjuang melawan penjajahan Palestina selama bertahun-tahun, dan tentu saja, kami tak akan mengizinkan suatu penjajahan baru,” ujar Zuhri pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Hamas juga mengecam pernyataan Trump yang menyebut Gaza sebagai “zona penghancuran” dan mengusulkan agar warga Palestina direlokasi ke negara lain seperti Mesir dan Yordania.

Penolakan terhadap Rencana AS Menguasai Gaza

Selain pemindahan paksa warga Palestina, Trump juga menyatakan bahwa AS berencana untuk mengambil alih Gaza dan bertanggung jawab atas pembangunan kembali wilayah tersebut. Menanggapi hal ini, Hamas menyerukan pembentukan aliansi untuk menentang langkah tersebut.

“Aliansi tersebut harus memberi pesan kepada Trump bahwa rakyat kawasan ini bukanlah properti, dan jika dia ingin melindungi kepentingan AS, dia harus menghormati kedaulatan dan hak-hak mereka,” tegas Zuhri.

Sikap Hamas yang menolak kehadiran pasukan AS di Gaza semakin mempertegas perlawanan terhadap segala bentuk intervensi asing di wilayah Palestina. Pernyataan ini juga menjadi peringatan bahwa upaya penguasaan Jalur Gaza oleh kekuatan luar akan terus mendapat perlawanan dari kelompok-kelompok perjuangan Palestina.

Baca berita selengkapnya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait