Rupiah Perkasa di Awal Perdagangan Hari Ini

JurnalLugas.Com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menunjukkan penguatan signifikan pada pembukaan perdagangan Jumat, 14 Februari 2025. Rupiah menguat sebesar 77,50 poin atau sekitar 0,47 persen ke level Rp16.283 per USD, lebih baik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di angka Rp16.361 per USD.

Penguatan rupiah ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal. Sentimen positif dari pasar global menyusul penurunan tekanan inflasi di Amerika Serikat memberikan dorongan bagi aset-aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah. Dolar AS melemah setelah rilis data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Kurs Rupiah Melemah Faktor dan Implikasinya pada Perekonomian Indonesia

Dari sisi domestik, optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia turut memperkuat kinerja rupiah. Arus masuk investasi asing yang terus meningkat, terutama pada instrumen surat utang negara dan pasar saham, menjadi katalis positif yang mendukung penguatan mata uang Garuda.

Bank Indonesia (BI) juga tetap berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar dengan melakukan langkah-langkah intervensi di pasar valas jika diperlukan. Kepercayaan investor terhadap kondisi makroekonomi Indonesia yang tetap stabil semakin memperkokoh posisi rupiah di tengah dinamika pasar global.

Baca Juga  Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan Simak Penyebabnya

Meski demikian, pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap potensi gejolak eksternal yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar. Kebijakan moneter The Fed dan perkembangan geopolitik internasional masih menjadi faktor yang harus terus dipantau.

Untuk berita ekonomi terbaru lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait