Cek Fakta 12 Juta UMKM Sudah Punya NIB Sertifikasi Halal & SNI Juga Dikebut

JurnalLugas.Com – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melaporkan capaian menggembirakan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang triwulan pertama tahun 2025. Total realisasi KUR hingga Maret mencapai Rp57,51 triliun, mengalir kepada sekitar 1,014 juta debitur di berbagai penjuru Indonesia.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa angka tersebut menunjukkan keberpihakan kuat pemerintah terhadap sektor produktif. “Dari total KUR yang disalurkan, sekitar Rp33,86 triliun atau 58,9 persen dialokasikan untuk sektor-sektor produktif,” ungkap Maman dalam keterangan pers, Selasa (15/4/2025).

Bacaan Lainnya

Masih di Bawah Target, Tapi Optimistis Capai Rp300 Triliun

Meski pencapaian KUR hingga kuartal pertama belum mencapai 25 persen dari target nasional Rp300 triliun, Maman tetap menunjukkan sikap optimistis. Ia menyatakan bahwa kementeriannya telah menyusun strategi percepatan demi mengejar target tersebut dalam waktu tersisa.

Baca Juga  Tabel Pinjaman Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM) Bank bjb Modal Usaha Rp500 Juta Rp5 Miliar

“Insyaallah kami siap mengejar target yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Percepatan NIB: 739 Ribu Diterbitkan di Kuartal Pertama

Tak hanya fokus pada pembiayaan, Kementerian UMKM juga menaruh perhatian besar terhadap kemudahan berusaha bagi pelaku UMKM. Hingga kini, sebanyak 12,3 juta Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan dari target 15 juta NIB.

Pada triwulan pertama 2025 saja, percepatan penerbitan NIB menunjukkan kinerja positif dengan capaian sekitar 739 ribu NIB baru. Langkah ini diyakini akan memperkuat legalitas dan daya saing pelaku usaha mikro dan kecil.

Dukungan Sertifikasi: Halal dan SNI Bina UMK

Dalam upaya memperluas akses pasar dan meningkatkan mutu produk UMKM, Kementerian UMKM turut mempercepat sertifikasi halal dan SNI Bina UMK. Pada kuartal pertama 2025, telah diterbitkan sekitar 25 ribu sertifikat halal untuk 162.754 produk, dari target nasional sebesar 3,5 juta sertifikat.

Sementara itu, program SNI Bina UMK berhasil menjangkau sekitar 94.530 pelaku UMKM, dari total potensi penerima sebanyak 926.696 usaha. Upaya ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM agar lebih kompetitif di pasar lokal maupun internasional.

Dengan langkah-langkah strategis yang terus bergulir, Kementerian UMKM menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Penyaluran KUR, penerbitan NIB, hingga dukungan sertifikasi menjadi pilar penting dalam mempercepat transformasi UMKM menuju skala usaha yang lebih modern, formal, dan berdaya saing tinggi.

Sumber informasi terpercaya lainnya bisa Anda baca di JurnalLugas.Com


Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait