JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali merilis data terbaru pergerakan harga pangan pokok di tingkat eceran nasional. Pada Senin, 21 April 2025 pukul 10.00 WIB, sejumlah komoditas menunjukkan penurunan harga yang cukup signifikan, meskipun ada pula yang mengalami kenaikan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah harga bawang merah yang mengalami penurunan menjadi Rp43.148 per kilogram (kg), dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp44.890 per kg. Sementara cabai rawit merah juga mengalami penyesuaian harga menjadi Rp80.379 per kg, turun tipis dari Rp80.406 per kg.
Harga Beras: Stabil Meski Ada Sedikit Fluktuasi
Di sektor perberasan, beras premium naik sedikit menjadi Rp15.586 per kg dari Rp15.581 per kg. Sementara itu, beras medium justru menurun tipis menjadi Rp13.675 per kg, dibandingkan dengan Rp13.696 per kg sehari sebelumnya.
Tak ketinggalan, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog juga tercatat turun menjadi Rp12.599 per kg dari sebelumnya Rp12.608 per kg.
Komoditas Lain: Jagung, Kedelai, dan Bawang Putih Turun
Harga jagung di tingkat peternak kini berada di angka Rp5.966 per kg, menurun dari sebelumnya Rp6.208 per kg. Begitu pula kedelai biji kering impor yang tercatat turun menjadi Rp10.554 per kg dari Rp10.712 per kg. Untuk bawang putih bonggol, harga kini di level Rp44.208 per kg, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp44.724 per kg sebelumnya.
Pergerakan Harga Cabai dan Daging
Cabai merah keriting kini dijual seharga Rp60.365 per kg, mengalami penurunan dari sebelumnya Rp60.856 per kg. Sebaliknya, cabai merah besar justru naik menjadi Rp52.007 per kg dari Rp51.808 per kg.
Untuk daging sapi murni, harga mengalami kenaikan menjadi Rp136.094 per kg dari Rp135.658 per kg. Namun daging ayam ras justru turun tipis ke angka Rp34.497 per kg. Sedangkan telur ayam ras mencatat kenaikan harga menjadi Rp28.964 per kg dari Rp28.853 per kg.
Minyak Goreng dan Bahan Pokok Lainnya Turun Harga
Sinyal positif juga terlihat pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng kemasan turun ke harga Rp20.419 per liter, lebih murah dari Rp20.648 per liter sebelumnya. Sementara minyak goreng curah kini berada di angka Rp17.352 per liter, dan Minyakita dijual seharga Rp17.510 per liter.
Di sisi lain, gula konsumsi turun ke harga Rp18.451 per kg, sementara tepung terigu curah kini dihargai Rp9.534 per kg dan tepung terigu kemasan Rp12.414 per kg—semuanya menunjukkan tren penurunan.
Harga Ikan dan Daging Kerbau Juga Terkoreksi
Sektor perikanan turut mengalami perubahan harga. Ikan kembung kini dijual Rp42.562 per kg, naik tipis dari Rp41.651 per kg. Ikan tongkol naik ke Rp34.651 per kg, namun ikan bandeng justru turun menjadi Rp33.778 per kg dari Rp34.337 per kg.
Garam konsumsi juga menurun menjadi Rp11.599 per kg. Sementara itu, daging kerbau beku impor mengalami penurunan signifikan menjadi Rp95.000 per kg dari Rp107.178 per kg. Adapun daging kerbau segar lokal kini dihargai Rp134.000 per kg, turun dari sebelumnya Rp141.892 per kg.
Perkembangan harga pangan ini penting untuk terus dipantau, mengingat dampaknya terhadap daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional. Tetap update informasi harga dan kebijakan pangan terbaru hanya di JurnalLugas.com.






