Rupiah Melemah di Awal Perdagangan Dolar AS Simak Selengkapnya

JurnalLugas.Com — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mencatat pelemahan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Berdasarkan data pasar spot di Jakarta, rupiah dibuka turun sebesar 38 poin atau melemah 0,23 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Dengan pelemahan ini, kurs rupiah berada di level Rp16.845 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.807 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Rupiah Menguat di Awal Perdagangan Faktor dan Proyeksi

Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi pasar keuangan, termasuk ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed dan ketegangan geopolitik di beberapa kawasan dunia.

Analis pasar menyebutkan bahwa tekanan terhadap rupiah tidak hanya berasal dari eksternal, tetapi juga dari sisi domestik, seperti permintaan valas yang meningkat dari korporasi menjelang pembayaran utang luar negeri dan impor bahan baku.

Sementara itu, pelaku pasar masih mencermati langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah volatilitas pasar global yang cukup tinggi.

Baca Juga  Kurs Rupiah Menguat Tipis terhadap Dolar AS

Pengamat keuangan memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar AS, dengan kecenderungan melemah jika tekanan eksternal terus berlanjut.

Untuk mengikuti perkembangan terbaru seputar ekonomi dan keuangan nasional, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait