Investasi Rp480 Miliar BYD Dirikan Pabrik EV Pertama di Kamboja

JurnalLugas.Com – Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD, terus memperluas jangkauannya di Asia Tenggara dengan membangun pabrik perakitan kendaraan listrik (EV) di Kamboja. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025, dengan kapasitas produksi hingga 10.000 unit per tahun.

Investasi senilai lebih dari 30 juta dolar AS telah digelontorkan untuk merealisasikan proyek strategis ini. Lokasi pabrik akan berada di Zona Ekonomi Khusus Sihanoukville, yang dikenal memiliki infrastruktur transportasi yang memadai untuk menunjang logistik dan distribusi komponen.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Mengapa Mobil Listrik China Lebih Murah Ini Kata PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao

Sun Chanthol, perwakilan dari Dewan Pembangunan Kamboja, mengungkapkan optimismenya terhadap keberadaan pabrik ini. “Setelah resmi beroperasi pada kuartal keempat 2025, penggunaan kendaraan BYD di Kamboja diprediksi akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Langkah ekspansi ini semakin memperkuat posisi BYD di pasar kendaraan listrik Kamboja. Belum lama ini, perusahaan juga merilis model baru seperti Sealion 5 dan Atto 2 yang menyasar segmen pengguna urban dan ramah lingkungan.

Data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Transportasi Kamboja menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam jumlah kendaraan listrik yang terdaftar. Sepanjang tahun 2024, tercatat 2.253 unit EV yang terdaftar, meningkat 62 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total tersebut, merek BYD, Toyota, dan Tesla menjadi yang paling diminati oleh masyarakat.

Baca Juga  Perang Thailand Kamboja Masih Berlanjut Jelang Pertemuan Militer, Korban Sipil Terus Bertambah

Dengan bertambahnya jumlah produsen otomotif yang membuka fasilitas perakitan di Kamboja, seperti Ford, SangYong, Hyundai, Kia, GTV, dan Toyota, industri otomotif negara tersebut diperkirakan akan tumbuh semakin kompetitif.

Langkah BYD ini tak hanya mencerminkan ekspansi bisnis global, tetapi juga mendukung transisi energi bersih di kawasan Asia Tenggara.

Untuk informasi lebih lengkap seputar perkembangan industri otomotif dan berita terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait