Gudang Rudal India Dihancurkan! Pakistan Balas Serangan dengan Operasi Militer Besar

JurnalLugas.com — Ketegangan antara dua negara bertetangga bersenjata nuklir, India dan Pakistan, kembali memuncak. Pakistan melancarkan serangan balasan berskala besar terhadap India pada Sabtu, 9 Mei 2025, menyusul aksi militer India yang lebih dulu dilancarkan awal pekan ini.

Mengutip laporan media setempat yang bersumber dari aparat keamanan, operasi militer Pakistan kali ini menargetkan sejumlah titik strategis milik India, termasuk sebuah gudang penyimpanan rudal BrahMos di Beas, negara bagian Punjab. Fasilitas tersebut dilaporkan hancur total dalam serangan fase awal tersebut.

Bacaan Lainnya

Kota Amritsar di Punjab juga dilaporkan terdengar empat ledakan dahsyat pada hari yang sama, memicu kekhawatiran warga akan kemungkinan eskalasi konflik terbuka antara dua kekuatan militer Asia Selatan itu.

Baca Juga  Pakistan Serang Kunar, Konflik Afghanistan Memanas Lagi

Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jenderal Ahmad Sharif Chaudhry, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk pertahanan menyusul serangan rudal India yang menyasar tiga pangkalan udara Pakistan beberapa hari sebelumnya.

Akar Ketegangan: Serangan Mematikan di Kashmir

Akar ketegangan terbaru ini bermula dari insiden berdarah pada 22 April lalu di kawasan Pahalgam, Kashmir yang dikuasai India. Serangan tersebut menewaskan 26 orang dan diklaim oleh kelompok militan “Front Perlawanan” (Resistance Front). India menuding Pakistan terlibat dalam serangan itu, tuduhan yang dibantah keras oleh Islamabad.

Menanggapi insiden tersebut, India pada Rabu (7/5) pagi mengumumkan peluncuran “Operasi Sindoor”, yang diklaim menargetkan infrastruktur kelompok teroris di wilayah Pakistan. Dalam pernyataannya, militer India menyebut telah menewaskan 70 orang yang diduga anggota kelompok militan, sembari menegaskan bahwa serangan tersebut tidak ditujukan ke fasilitas militer resmi Pakistan.

Namun klaim tersebut bertolak belakang dengan laporan militer Pakistan, yang menyebut bahwa 31 warga tewas dan 57 lainnya terluka akibat serangan udara India.

Baca Juga  Varian Covid XFG Ditemukan di India Lebih Menular dan Sulit Terdeteksi? Ini Gejalanya

Ancaman Perang Terbuka?

Dengan kedua pihak saling melancarkan operasi militer dan menuding satu sama lain atas aksi kekerasan di wilayah sensitif, situasi India-Pakistan kini memasuki fase paling rawan dalam beberapa tahun terakhir. Komunitas internasional pun menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi guna menghindari konflik berskala lebih besar.

Untuk perkembangan terbaru mengenai konflik India-Pakistan dan berita terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait