JurnalLugas.Com – Emiten teknologi GPS, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk yang dikenal dengan nama Fox Logger (kode saham: IOTF), bakal mengalami pergantian pengendali. Perusahaan yang baru melantai di bursa pada tahun 2023 ini resmi diminati oleh calon investor strategis baru, yakni PT Gaia Artha Dinamic (GAIA).
Langkah akuisisi ini mencuat setelah GAIA menyampaikan niatnya untuk mengambil alih sebanyak 2,6 miliar lembar saham IOTF. Jumlah tersebut mewakili 49,38 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan.
Saham yang akan diakuisisi GAIA saat ini dimiliki oleh dua individu: Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono. Keduanya termasuk dalam jajaran pemegang saham utama sebelum IPO, bersama Darren Suciono.
“Rencana akuisisi ini bertujuan sebagai bagian dari strategi investasi dan pengembangan aset, sekaligus membuka peluang integrasi lini bisnis baru yang lebih sinergis bagi IOTF,” ungkap Aldrian Suwardi Chandra, Direktur Utama GAIA, dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin, 2 Juni 2025.
Negosiasi Langsung Sedang Berlangsung
Aldrian menambahkan bahwa proses negosiasi dilakukan secara langsung antara pihak GAIA dan para pemegang saham. Saat ini, diskusi masih berlangsung terkait penentuan nilai final akuisisi dan jangka waktu penyelesaiannya.
Ia juga menegaskan bahwa sebelum proses ini dimulai, GAIA belum memiliki kepemilikan saham apapun di IOTF, baik secara langsung maupun tidak langsung. Jika akuisisi rampung, maka GAIA akan menjadi pengendali baru perusahaan teknologi GPS tersebut.
Jejak IOTF dan Koneksi dengan Dunia Media
Sebagai informasi, Fox Logger atau IOTF dikenal sebagai penyedia layanan dan perangkat Global Positioning System (GPS) untuk kendaraan. Sejak sebelum melantai di bursa, IOTF dikendalikan oleh tiga pemegang saham besar: Alamsyah dan Darren Suciono masing-masing menguasai 37,5%, serta Gracia Puspita Suciono dengan 25% saham.
Sosok Aldrian Suwardi Chandra sendiri bukan nama baru di dunia korporasi. Berdasarkan profil LinkedIn, ia menjabat sebagai Direktur Utama GAIA sejak Mei 2025. Ia juga dikenal sebagai Co-Founder PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI), yang bergerak di sektor media digital.
DIGI mengelola sejumlah portal berita melalui anak-anak usahanya, seperti Suaracom, Matamatacom, HiTeknocom, Bolatimescom, hingga Dewikucom dan Guidekucom.
Langkah GAIA mengakuisisi IOTF ini dinilai oleh pengamat pasar sebagai strategi diversifikasi bisnis yang ambisius, menyatukan teknologi GPS dengan potensi integrasi data digital dan media.
Untuk informasi dan perkembangan terbaru lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






