IAEA Iran Bisa Perkaya Uranium Lagi dalam Hitungan Bulan Lenyapkan AS

JurnalLugas.Com – Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengungkapkan bahwa Iran masih memiliki kapasitas untuk memproduksi uranium yang diperkaya dalam waktu dekat, meski telah menjadi target serangan udara dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Pernyataan Grossi ini memunculkan keraguan terhadap klaim AS yang menyebut bahwa fasilitas nuklir utama Iran telah dihancurkan dalam serangan yang berlangsung sejak akhir Juni 2025.

Bacaan Lainnya

Grossi menjelaskan bahwa teknologi nuklir yang dimiliki Iran tidak mudah dilenyapkan begitu saja. “Kapasitas itu masih ada. Dalam hitungan bulan, mereka bisa kembali memutar kaskade sentrifugal dan menghasilkan uranium yang diperkaya,” ujar Grossi di Wina, Austria, markas IAEA.

Baca Juga  Gagal Lumpuhkan Nuklir Iran Intelijen AS Dikritik Stok Uranium Masih Utuh Trump Was-was

Ia juga menegaskan, meski fasilitas seperti Fordow, Natanz, dan Isfahan mengalami kerusakan parah, namun tidak berarti kemampuan Iran untuk memperkaya uranium benar-benar lenyap. “Anda tidak bisa menghapus pengetahuan atau kapasitas teknis yang sudah dimiliki,” katanya.

Serangan terhadap Iran sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran bahwa negara itu tengah menuju pengembangan senjata nuklir. Meskipun Iran menyatakan program nuklirnya murni untuk tujuan damai, kekhawatiran terus meningkat di kalangan negara Barat.

Serangan dimulai oleh Israel dan berlangsung selama 12 hari sebelum akhirnya diikuti oleh Amerika Serikat. Presiden Donald Trump, pada Jumat (27/6/2025), mengatakan bahwa ia akan mempertimbangkan aksi militer lanjutan bila Iran kembali memperkaya uranium ke level yang membahayakan.

Grossi juga menyinggung adanya laporan bahwa Iran sempat memindahkan cadangan uranium berkadar tinggi menjelang serangan tersebut. Namun, hingga kini lokasi pastinya belum terkonfirmasi. “Sebagian bisa saja hancur, namun sebagian lain kemungkinan telah dipindahkan,” jelas Grossi.

Baca Juga  Zionis Israel Gempur Fasilitas Nuklir Iran Natanz Siaran TV Nasional Terputus

Negara-negara Barat menilai bahwa keahlian teknis dan pengalaman Iran menjadi aset yang tak bisa dihancurkan hanya dengan serangan militer. Pengetahuan nuklir Iran dinilai telah melewati titik di mana tindakan fisik saja tak cukup untuk menahannya.

Selengkapnya berita lainnya bisa Anda simak di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait