PT Green Power Group Tbk (LABA) Akuisisi PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (BKPJ) Ini Peran Rich Step International Ltd

JurnalLugas.Com – PT Green Power Group Tbk (LABA) mengumumkan rencana strategis untuk melakukan ekspansi besar-besaran ke sektor energi baru dan terbarukan (EBT) melalui aksi akuisisi terhadap PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (BKPJ). Langkah korporasi ini akan dilaksanakan bersama mitra globalnya, Rich Step International Ltd (RSIL), anak usaha dari Rich Step Industrial Limited yang berbasis di Mongkok, Hong Kong.

“Dengan sinergi ini, perseroan bersama RSIL dan BKPJ memiliki tekad kuat untuk menjadi pemain utama yang diperhitungkan dalam industri EBT di Indonesia,” demikian pernyataan resmi manajemen LABA, Rabu (2/7/2025).

Bacaan Lainnya

Uji Tuntas dan Komitmen Jangka Panjang

Saat ini, Rich Step International tengah melakukan proses due diligence atau uji tuntas terhadap BKPJ sebelum finalisasi pengambilalihan saham dilakukan. Pihak Green Power menegaskan bahwa hingga kini belum terdapat dampak hukum, finansial, maupun operasional yang muncul dari rencana akuisisi ini.

Baca Juga  PYFA Tambah Porsi Saham Perusahaan Singapura Nilai Akuisisi Rp111 Miliar

Transformasi Bisnis Menuju Energi Hijau

Langkah agresif ini merupakan kelanjutan dari transformasi bisnis Green Power Group setelah sebelumnya diakuisisi oleh PT Nev Stored Energy dan PT Longpin Investasi Indonesia. Perusahaan yang dulunya fokus pada industri besi dan baja, kini tengah bermetamorfosis menjadi pelaku utama di sektor energi ramah lingkungan.

Green Power telah mulai menggarap pasar baterai kendaraan listrik sebagai langkah awal untuk masuk ke ekosistem EBT. Dalam jangka menengah, LABA akan membentuk tiga anak perusahaan strategis:

  1. Perusahaan penjual listrik dan layanan berlangganan baterai (battery subscription),
  2. Pengelola aset tanah untuk mendukung operasional energi terbarukan, dan
  3. Perusahaan manufaktur moulding untuk produksi komponen kendaraan listrik.
Baca Juga  Prodia Optimistis Laba PT Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM) Capai Rp10,6 Miliar Akuisisi Sinergi Teknologi

Proyeksi Pendapatan Melonjak

Dengan strategi baru ini, Green Power menargetkan pendapatan sebesar Rp621 miliar dan laba bersih Rp40 miliar pada tahun 2025. Proyeksi tersebut melesat jauh dibandingkan rata-rata pendapatan tahunan sebelumnya yang hanya berada di kisaran Rp10 hingga Rp15 miliar.

Langkah akuisisi dan pengembangan lini bisnis baru ini menandai ambisi besar Green Power untuk memainkan peran vital dalam peralihan energi nasional menuju sumber daya yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Untuk berita ekonomi dan korporasi lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait