JurnalLugas.Com – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) bersama anak usahanya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), mengumumkan capaian strategis berupa fasilitas pembiayaan dari Export Development Canada (EDC). Nilai kredit yang diperoleh mencapai USD30 juta atau setara Rp493 miliar dan akan digunakan untuk pengadaan perangkat Fiber To The Home (FTTH) dari Nokia.
Direktur Utama Surge, Yune Marketatmo, menyampaikan bahwa pembiayaan ini berlaku hingga 14 Maret 2028. “Fasilitas pembiayaan diberikan sampai dengan tanggal 14 Maret 2028,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (2/7/2025).
Adapun nilai transaksi tersebut tercatat sebesar 50,82 persen dari total ekuitas perusahaan yang pada akhir tahun 2024 mencapai Rp970 miliar. Meski tergolong transaksi material, aksi korporasi ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham karena mengacu pada ketentuan dalam POJK No. 17 Tahun 2020 Pasal 11 huruf b.
Menurut Yune, seluruh perangkat dari Nokia akan dibiayai sepenuhnya melalui fasilitas pinjaman dari EDC. Ia menekankan pentingnya dukungan pembiayaan ini sebagai bagian dari strategi ekspansi layanan internet berbasis fiber optik dengan harga terjangkau.
“Pengembangan jaringan FTTH ini akan meningkatkan kinerja perseroan, baik secara operasional maupun keuangan secara signifikan di masa mendatang,” imbuhnya.
Langkah strategis ini menjadi bukti keseriusan Surge dan Weave dalam memperluas akses internet cepat dan andal di Indonesia, sembari memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem digital nasional.
Baca berita terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com.






