PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) Siapkan Capex Rp100 Miliar Fokus Produksi dan Jangkau UMKM

JurnalLugas.Com – PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) menggelontorkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp100 miliar pada tahun 2025. Fokus utama capex ini ditujukan untuk mendongkrak kualitas dan produktivitas hasil produksi perusahaan.

Direktur Keuangan AISA, Sukawati Wijaya, mengungkapkan bahwa alokasi dana tersebut juga akan digunakan untuk mendukung berbagai inovasi dan pengembangan produk. “Capex ini juga untuk mendukung inovasi dan pengembangan, serta yang tidak kalah penting adalah optimalisasi good manufacturing practice,” ujar Sukawati saat ditemui pada Jumat (4/7/2025).

Bacaan Lainnya

Menurut manajemen, belanja modal yang disiapkan tidak hanya ditujukan untuk pengembangan teknologi produksi, tetapi juga diarahkan pada aspek strategis lainnya. Ini termasuk penguatan keamanan produksi, efisiensi biaya, hingga peningkatan infrastruktur yang diyakini mampu menunjang kinerja operasional AISA ke depan.

Baca Juga  Penyaluran KUR 2025 Target Rp300 Triliun untuk UMKM Indonesia

Secara keseluruhan, capex yang dialokasikan tahun ini berkisar antara 3% hingga 5% dari target pendapatan perusahaan. Namun karena beragamnya lini produk yang dimiliki AISA, nilai investasi per produk pun bervariasi. “Untuk penyerapan capex di kuartal pertama ini belum mencapai 1 persen,” jelas Sukawati.

Target Pertumbuhan di Tengah Tantangan Ekonomi

Di tengah kondisi pasar yang masih dibayangi pelemahan daya beli masyarakat, AISA tetap optimistis menatap tahun 2025. Perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan dalam kisaran high single digit hingga double digit.

Sementara itu, target laba bersih juga dipatok meningkat di kisaran high single digit. Strategi yang diterapkan AISA adalah memastikan ketersediaan produk dalam kemasan yang lebih terjangkau, sebagai respons terhadap penyesuaian daya beli masyarakat.

Baca Juga  PT Samudera Indonesia Tbk Alokasikan Capex USD120 Juta Pembelian 12 Kapal Baru dari China dan Jepang

“Perseroan juga aktif mendekati vendor makanan UMKM agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan aktif melakukan promosi serta penetrasi ke konsumen,” kata Sukawati menambahkan.

Dengan strategi pemasaran yang menyasar segmen akar rumput, serta investasi berkelanjutan dalam teknologi dan efisiensi, AISA berupaya memperkuat posisinya di pasar makanan olahan nasional.

Untuk berita ekonomi lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait