JurnalLugas.Com – Dunia bisnis nasional kembali berduka. Halim Suwandi, tokoh penting di balik transformasi PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 21 Juni 2025, pukul 11.00 WIB. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama FUTR, Tonny Agus Mulyantono.
“Bahwa pada hari Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 11.00 WIB, telah meninggal dunia Halim Suwandi, selaku Ultimate Beneficial Owner (UBO) perseroan,” ujar Tonny kepada media, Sabtu (5/7/2025).
Kiprah Bisnis dan Akuisisi Strategis
Kepergian Halim Suwandi menjadi kehilangan besar, khususnya bagi sektor energi baru dan terbarukan di Indonesia. Halim belum lama ini mengakuisisi PT Futura Energi Global Tbk, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Lini Imaji Kreasi Tbk. Perubahan nama korporasi tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Februari 2025.
Langkah strategis itu diambil Halim melalui PT Hexa Prima, yang mengakuisisi 99,99 persen saham PT Digital Futurama Global (DFG)—pemilik mayoritas 51,22 persen saham FUTR. Langkah ini sekaligus menandai arah baru perseroan ke sektor energi terbarukan dan infrastruktur energi nasional.
Salah satu aksi korporasi penting dalam proses pengembangan ini adalah akuisisi PT Hexa Prima Mekanikal senilai Rp8,6 miliar. Akuisisi tersebut menjadi pijakan awal FUTR dalam memperkuat pondasi bisnis di bidang energi alternatif.
Profil Singkat Halim Suwandi
Halim Suwandi dikenal sebagai pendiri Hexa Group yang berdiri sejak 2004. Sejak 2008, ia juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Hexa Prima Energy. Lulusan SMAK BPK Penabur 1 Cirebon ini dikenal sebagai tokoh visioner yang memiliki komitmen kuat terhadap transisi energi berkelanjutan di Tanah Air.
Kepergiannya menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar FUTR dan Hexa Group, tetapi juga bagi dunia bisnis nasional yang mengenal dedikasinya dalam mendorong investasi energi bersih.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi JurnalLugas.Com.






