PT Merry Riana Edukasi Sukses IPO Saham Langsung Sentuh ARA Kantongi Puluhan Miliar

JurnalLugas.Com — PT Merry Riana Edukasi Tbk (kode saham: MERI), perusahaan jasa pendidikan berbasis inspirasi dan motivasi, resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (10/7). Debut perdana saham MERI langsung disambut antusias pelaku pasar, hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA).

Harga saham MERI melonjak 34,38 persen dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp128 menjadi Rp172. Berdasarkan data BEI hingga pukul 09.20 WIB, volume transaksi saham MERI tercatat sebanyak 1,27 juta lot dengan total nilai transaksi mencapai Rp21,9 miliar.

Bacaan Lainnya

“Saya percaya nilai MERI akan terus tumbuh. MERI mungkin masih kecil hari ini, tapi kami punya struktur, strategi dan semangat untuk tumbuh lebih jauh,” ujar Merry Riana, Pendiri sekaligus Komisaris Utama PT Merry Riana Edukasi Tbk dalam seremoni pencatatan di Gedung BEI, Jakarta.

Target Dana dan Alokasi IPO

Dalam aksi korporasi IPO ini, PT Merry Riana Edukasi Tbk melepas sebanyak 266,66 juta saham atau setara 25 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari hasil IPO tersebut, perusahaan berpotensi menghimpun dana segar sebesar Rp30,09 miliar.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur usaha dan operasional dua entitas anak perusahaan, yakni PT Merry Riana Edukasi Delapan dan PT Merry Riana Akademi Tujuh.

Sebesar 65 persen dari total dana IPO akan dialokasikan untuk PT Merry Riana Edukasi Delapan. Alokasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan strategis, seperti:

  • 9 persen untuk biaya sewa lokasi Learning Centre, baik kepada pemilik properti yang saat ini bekerja sama maupun pemilik baru, seiring habisnya masa kontrak.
  • 30 persen difokuskan untuk kegiatan pemasaran atau marketing, baik secara daring (online) melalui platform Meta Ads (Facebook dan Instagram), maupun luring (offline) seperti reklame, brosur, leaflet, banner, dan sejenisnya.
  • 41 persen digunakan untuk perekrutan dan pelatihan tenaga kerja guna mendukung pengembangan operasional pusat pendidikan.
  • 9 persen dialokasikan untuk perlengkapan pengajaran seperti modul, buku kerja (workbook), serta kelengkapan kelas lainnya.
  • 11 persen dipakai untuk kebutuhan kantor, termasuk biaya listrik, air, internet, telepon, hingga iuran lingkungan.
Baca Juga  Proyeksi Kenaikan Pendapatan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT)

PT Merry Riana Akademi Tujuh Fokus Event Edukasi

Sementara itu, sisa 35 persen dari dana IPO disuntikkan kepada PT Merry Riana Akademi Tujuh. Perusahaan ini lebih fokus menyelenggarakan berbagai event edukasi dan pelatihan bertema pengembangan diri.

Rinciannya sebagai berikut:

  • 66 persen untuk mendanai berbagai kegiatan event unggulan seperti Life Camp, Leadership Camp, dan Billionaire Camp, yang menjadi andalan dalam membentuk karakter peserta didik.
  • 30 persen digunakan untuk kegiatan pemasaran, baik online melalui media sosial maupun offline melalui media cetak dan visual.
  • 4 persen sisanya untuk pengadaan perlengkapan pengajaran seperti modul, workbook, serta perlengkapan kelas lain, termasuk spidol, flipchart, kertas, kursi, dan alat tulis lainnya.

Strategi Bisnis dan Prospek Pertumbuhan

MERI mengusung misi membentuk generasi muda Indonesia yang percaya diri, produktif, dan siap bersaing di masa depan. Dengan filosofi pendidikan berbasis inspirasi dan pengembangan karakter, Merry Riana optimistis bisnis perusahaan akan terus mengalami pertumbuhan.

“Visi kami adalah menjangkau satu juta anak muda Indonesia melalui pendidikan yang bukan hanya berbasis akademik, tapi juga membentuk karakter dan mentalitas sukses,” kata Merry.

Sebagai figur publik dan motivator ternama, Merry Riana telah lama membangun personal branding yang kuat di kalangan anak muda dan keluarga. Hal ini dinilai menjadi nilai tambah bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan di sektor edukasi nonformal yang semakin kompetitif.

Dukungan Teknologi dan Ekspansi Digital

Menghadapi era digital, MERI juga memperkuat sistem pembelajaran berbasis teknologi. Investasi pada platform digital, sistem pembelajaran daring, hingga kolaborasi dengan berbagai platform sosial media akan menjadi andalan perusahaan ke depan.

Baca Juga  Daftar 10 Saham Top Losers 26–28 Mei 2025 CSMI Anjlok 22%

Direktur Utama PT Merry Riana Edukasi Tbk, Andi Pratama, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan ekspansi ke sejumlah kota besar di Indonesia melalui konsep Learning Centre dan Mobile Learning Program.

“Kami tidak hanya fokus di Jakarta. Dalam waktu dekat, kami menargetkan ekspansi ke Surabaya, Medan, dan Makassar. Model pendidikan yang kami bangun fleksibel dan adaptif,” ujar Andi.

Apresiasi BEI dan Animo Investor

Pencatatan saham MERI di BEI juga mendapat apresiasi dari manajemen Bursa. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyatakan bahwa MERI menjadi salah satu emiten sektor pendidikan yang menunjukkan inovasi dalam strategi bisnis dan transformasi digital.

“PT Merry Riana Edukasi Tbk membawa warna baru di sektor edukasi. Dengan latar belakang kuat, model bisnis inspiratif, serta pendekatan teknologi, MERI berpeluang besar berkembang menjadi pemain utama,” kata Nyoman.

Sementara itu, investor ritel dan institusi disebut menunjukkan respons positif terhadap penawaran saham MERI. Hal ini tercermin dari cepatnya saham menyentuh batas ARA pada hari pertama perdagangan.

Melalui pencatatan saham perdana di BEI, PT Merry Riana Edukasi Tbk mengukuhkan eksistensinya sebagai perusahaan edukasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berdampak sosial. Dengan dana segar dari publik, MERI berkomitmen memperluas akses pendidikan inspiratif ke seluruh pelosok Indonesia.

Selengkapnya kunjungi: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait