JurnalLugas.Com — Rencana akuisisi besar terjadi di pasar modal Indonesia. PT Master Print Tbk (PTMR) tengah dibidik oleh Deep Source Pte Ltd, perusahaan asal Singapura yang berniat menjadi pemegang saham mayoritas.
Deep Source berada di bawah kendali Theme International Holdings Limited, entitas bisnis asal Hong Kong yang bergerak di sektor jasa keuangan serta perdagangan bijih besi dan logam mulia.
Pihak manajemen PTMR mengakui bahwa perusahaan memang sedang menjalin komunikasi awal terkait potensi pengambilalihan saham.
“Saat ini tengah berlangsung pembahasan awal dengan pihak calon investor strategis yang berencana menjadi pengendali baru,” ujar Direktur Utama PTMR, Ardi Kusuma, dalam keterangan resmi, Jumat (11/7/2025).
Ardi menyebut belum ada tenggat waktu pasti kapan transaksi tersebut akan dieksekusi. Namun ia memastikan, seluruh proses akan mengacu pada ketentuan yang telah disampaikan kepada publik saat penawaran saham perdana berlangsung.
“Komitmen para pemegang saham tetap merujuk pada isi prospektus IPO, yang antara lain menyatakan tidak ada perubahan kendali dalam periode 12 bulan sejak IPO efektif,” lanjutnya.
Jika rencana akuisisi ini berjalan mulus, Deep Source akan menguasai sekitar 1,47 miliar saham PTMR, setara 77,19 persen dari total saham yang beredar.
Perusahaan asal Singapura tersebut diwakili oleh Wu Lei dan Jiang Jiang, di mana Wu Lei juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Theme International Holdings.
Di tengah spekulasi pasar terhadap aksi korporasi ini, saham PTMR mengalami pergerakan signifikan. Otoritas bursa bahkan menghentikan sementara perdagangan saham PTMR sejak 26 Juni 2025 karena lonjakan tajam harga.
Selama sebulan terakhir, saham PTMR tercatat naik 167,14 persen dan mengalami auto reject atas (ARA) sebanyak tiga kali sepanjang Juni 2025.
Kunjungi informasi lengkap lainnya hanya di JurnalLugas.Com.






