JurnalLugas.Com – PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) mematangkan strategi pertumbuhan bisnis jangka menengah dengan fokus pada sektor katering, properti, serta layanan pendukung usaha lainnya untuk periode 2025 hingga 2026.
Menghadapi kompetisi yang kian ketat di sektor restoran dan properti, ICON terus berupaya memperkuat kinerja operasional seluruh anak usaha. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui entitas PT Patra Supplies and Services (PSS), yang ditargetkan mempertahankan kontrak strategis seperti dengan Amman, dengan potensi kontribusi pendapatan mencapai Rp250 miliar per tahun.
“Kami mengaktifkan kembali dapur di Cakung dan Balikpapan sebagai pusat operasional city catering, termasuk pengembangan bumbu untuk standarisasi rasa,” ungkap Direktur ICON, Octavianus Kuntjoro saat menyampaikan paparan publik, Minggu (13/7/2025).
Selain optimalisasi internal, ICON turut memperkuat tim pemasaran dengan merekrut seorang Business Development Manager senior untuk memperluas jangkauan layanan katering industri, khususnya ke sektor manufaktur.
Tak hanya berhenti di sektor katering, emiten ini juga berencana mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang cleaning service. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi memperkuat sinergi dalam penyediaan layanan fasilitas terpadu.
Di sektor properti, ICON melalui anak usaha PT Bhumi Lestari Makmur (BLM), masih menghadapi tantangan pasar. Hingga Maret 2025, belum tercatat adanya penjualan unit villa maupun condotel. Namun demikian, manajemen mengklaim telah menerima tanda jadi dari investor yang berminat mengakuisisi proyek secara keseluruhan.
“Manajemen sangat berharap unit tersisa dapat terjual di tahun ini. Investor telah menunjukkan komitmen dan meminta waktu hingga akhir 2025 untuk merealisasikan transaksi,” ujar Octavianus.
Sementara itu, untuk memperkuat lini gaya hidup dan pariwisata, ICON terus mengembangkan unit usaha PT Lokal Kulture Kreatif Abadi (LKKA) yang mengelola Locca Sea House di Bali. Perusahaan tengah dalam proses penjajakan kerja sama dengan calon investor untuk renovasi dan pengelolaan venue tersebut, dengan alokasi anggaran mencapai Rp5 miliar.
“Fokus ke depan adalah menggarap pasar MICE serta pernikahan yang dinilai potensial di Bali,” jelasnya.
Secara kinerja keuangan, ICON membukukan pendapatan bersih sebesar Rp54,32 miliar pada kuartal I-2025, tumbuh 6,47% dibanding periode sama tahun lalu. Namun, laba bersih tercatat hanya Rp646,75 juta atau turun 57,70% secara tahunan.
Informasi lengkap dan berita terkini lainnya dapat diakses melalui JurnalLugas.Com.






