Saham Milik Haji Isam Melonjak Usai Terima Bintang Mahaputera Utama PGUN Hingga JARR Naik Drastis

JurnalLugas.Com — Saham sejumlah perusahaan yang dimiliki pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad atau lebih dikenal Haji Isam, kembali mencatat lonjakan signifikan pada Rabu (27/8/2025). Kenaikan ini dipicu sentimen positif setelah Haji Isam menerima gelar kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 10.27 WIB, saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik hingga batas auto rejection atas (ARA) 24,92 persen ke posisi Rp1.980 per unit. Sebelumnya, PGUN sempat naik 10 persen saat masih berada di papan pemantauan khusus.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) meningkat 3,89 persen setelah melonjak 13,22 persen kemarin, mencatatkan reli empat hari berturut-turut. Adapun PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) harus disuspensi sementara oleh bursa untuk pendinginan harga setelah melonjak signifikan pada Selasa (26/8) sebesar 24,77 persen.

Tren bullish ini terlihat jelas sepanjang tahun 2025, dengan PGUN melesat 366,98 persen, JARR naik 330,65 persen, dan TEBE bertumbuh 112,80 persen.

Baca Juga  IHSG Menguat Indeks LQ45 Juga Mengalami Kenaikan

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan Bintang Mahaputera Utama kepada 141 tokoh dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Haji Isam menerima penghargaan atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan lapangan kerja.

“Beliau berjasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui sektor pertambangan, transportasi, dan infrastruktur,” kata pembawa acara pada upacara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).

Kinerja bisnis Haji Isam pun tercermin dari laporan keuangan. PGUN mencatat penjualan bersih Rp385,17 miliar pada semester I-2025, naik 48,9 persen dibanding periode sama tahun lalu. Laba bersih melonjak hingga Rp83,53 miliar, atau hampir delapan kali lipat dari semester I-2024.

JARR juga mencatat pertumbuhan, dengan penjualan bersih naik 18,66 persen menjadi Rp2,04 triliun dan laba bersih meningkat 82,5 persen menjadi Rp160,39 miliar.

Selain sektor tambang dan agribisnis, keluarga Haji Isam melebarkan sayap ke makanan cepat saji melalui akuisisi 15 persen saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI), distributor utama KFC di Indonesia, lewat PT Shankara Fortuna Nusantara.

Haji Isam memulai karier dari sopir truk dan mengembangkan bisnis tambang batubara melalui PT Jhonlin Baratama, yang kemudian berkembang ke pelayaran, properti, penerbangan, hingga agribisnis lewat JARR, termasuk produksi minyak goreng dan biodiesel.

Baca Juga  Laba Lippo Karawaci Anjlok 36 Persen, Penjualan Rumah Tapak Jadi Penyelamat

Dalam catatan Algo Research, JARR mengamankan kontrak pasokan biodiesel (FAME) ke Pertamina Patra Niaga senilai Rp2,4 triliun sepanjang 2025 dengan volume 230.431 kilo liter, naik 59 persen dibanding 2024. Kesepakatan ini mendukung strategi penggunaan biofuel untuk target net zero emissions serta mengurangi impor migas.

Di bidang logistik, Haji Isam menguasai TEBE sebagai pemegang saham mayoritas. Ekspansi lainnya termasuk pembelian 2.000 unit ekskavator dari SANY Group untuk mendukung proyek pertanian berskala besar, yang disebut sebagai rekor dunia.

Lonjakan saham Haji Isam ini menegaskan kepercayaan pasar terhadap rekam jejak bisnisnya yang beragam dan strategi ekspansi agresif di berbagai sektor industri.

Sumber data dan informasi: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait