Update Harga Minyak Mentah Pasar Waspadai Tekanan Oversupply

JurnalLugas.Com — Harga minyak mentah dunia pada awal pekan ini Senin 15 September 2025, bergerak dalam kisaran sempit. Minyak Brent tercatat berada di level sekitar US\$ 67 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US\$ 63 per barel.

Pergerakan harga tersebut mencerminkan keseimbangan antara potensi risiko geopolitik dan tren oversupply yang terus membayangi pasar.

Bacaan Lainnya

Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga

1. Ketegangan Geopolitik

Konflik di kawasan Eropa Timur kembali menyita perhatian investor setelah serangan udara menargetkan fasilitas energi strategis. Kekhawatiran terganggunya distribusi minyak dari kawasan tersebut membuat harga sempat terangkat.

Seorang analis energi menyebut, “Setiap potensi gangguan pasokan dari wilayah produsen besar selalu memberi dorongan harga, meski sifatnya sementara.”

Baca Juga  Harga Minyak Dunia Naik Sentimen Redanya Inflasi AS Brent Singapura dan WTI Hijau

2. Kebijakan Produksi OPEC+

Kelompok produsen minyak utama baru saja menyepakati peningkatan target produksi mulai bulan depan. Walaupun penambahan tersebut terbilang moderat, pasar menilai langkah ini bisa menambah tekanan pada harga di tengah konsumsi global yang belum pulih sepenuhnya.

3. Kondisi Permintaan Global

Pertumbuhan ekonomi dunia masih bergerak lambat. Permintaan energi dari Asia memang menunjukkan sinyal positif, namun belum cukup kuat untuk menahan tren surplus pasokan. Investor juga mencermati pergerakan nilai dolar AS, sebab pelemahan mata uang ini berpotensi meningkatkan daya beli impor minyak di beberapa negara.

4. Stok dan Inventaris

Data terbaru memperlihatkan bahwa cadangan minyak global cenderung meningkat. Penumpukan stok ini menjadi salah satu alasan kenapa harga sulit menembus level lebih tinggi, meskipun ada potensi gangguan distribusi.

Jika ketegangan geopolitik semakin meluas dan benar-benar mengganggu rantai pasokan, harga minyak bisa kembali melesat. Namun, bila pasokan tetap lancar dan produksi tambahan dari produsen besar terus berjalan, harga justru berpotensi melemah dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga  Harga Minyak Anjlok 12% Usai Gencatan Senjata Israel-Iran Ini Penyebabnya?

Seorang ekonom energi menilai, “Pasar minyak saat ini berada dalam persimpangan: antara kekhawatiran pasokan dan kenyataan kelebihan produksi. Faktor eksternal seperti kebijakan moneter dan pertumbuhan ekonomi Asia akan jadi penentu arah berikutnya.”

Harga minyak mentah dunia pada hari ini, Senin 15 September 2025, masih bergerak stabil dengan kecenderungan melemah dalam jangka menengah. Pasar menghadapi tarik-menarik antara ketidakpastian geopolitik dan kondisi oversupply yang kian nyata.

Pelaku industri, investor, dan pemerintah perlu mencermati perkembangan pasokan serta tren permintaan global untuk mengantisipasi risiko harga yang bisa berubah cepat.

Untuk berita energi dan analisis ekonomi terkini, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait