Netanyahu Kabur Diserbu Keluarga Sandera Sebut PM Israel Pengecut Pecundang

JurnalLugas.Com – Gelombang protes keluarga sandera di depan kediaman Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, semakin panas. Mereka menuding Netanyahu bersikap pengecut lantaran meninggalkan rumahnya beberapa menit sebelum aksi dimulai.

Menurut laporan media setempat, polisi segera menutup area seluas 300 meter dari kediaman Netanyahu setelah kabar muncul bahwa kerabat para sandera berencana menggelar aksi protes. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat massa yang justru mendirikan tenda di sekitar lokasi.

Bacaan Lainnya

“Kabur Seperti Pecundang”

Kemarahan memuncak dari para keluarga sandera yang merasa diabaikan oleh pemerintah. Einav Zangauker, ibu dari salah satu sandera yang masih ditahan Hamas, menyebut Netanyahu tidak berani menghadapi rakyatnya sendiri.

Baca Juga  Israel Gali Terowongan Rahasia di Bawah Masjid Al-Aqsa Palestina Protes Keras

“Dia tidak mau mendengar kami, jadi dia kabur seperti pengecut. Kami akan mengikutinya ke mana pun, siang dan malam. Ini sudah cukup,” tegas Zangauker di hadapan wartawan.

Pernyataan keras itu mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap Netanyahu yang dinilai lebih mengutamakan operasi militer di Gaza daripada keselamatan warganya yang ditawan.

Kekhawatiran Nyawa Sandera

Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang menegaskan bahwa operasi militer justru memperbesar risiko bagi puluhan sandera yang masih ditahan di Gaza. Mereka khawatir setiap bom yang dijatuhkan bisa menewaskan orang yang mereka cintai.

“Kami tidak menolak langkah penyelamatan, tapi operasi brutal seperti ini hanya memperbesar kemungkinan keluarga kami tidak akan pernah kembali,” ujar salah satu perwakilan forum.

Tekanan Publik Kian Menguat

Aksi mendirikan tenda di depan rumah Netanyahu menjadi simbol perlawanan warga terhadap kebijakan pemimpinnya. Kritik keras bahwa Netanyahu “kabur” justru menambah citra buruknya di mata publik.

Baca Juga  Citra Satelit Ungkap 1.500 Bangunan di Gaza Dihancurkan Israel Meski Gencatan Senjata Berlaku

Dengan tekanan yang semakin tinggi, protes ini berpotensi menjadi salah satu ujian politik terbesar bagi Netanyahu. Publik internasional kini tidak hanya memantau situasi Gaza, tetapi juga menyoroti bagaimana seorang perdana menteri dituding lari dari rakyatnya sendiri.

Baca berita terbaru lainnya hanya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait