JurnalLugas.Com — Singapura kembali menegaskan posisinya sebagai negara paling aman di dunia. Gelar prestisius itu diberikan oleh lembaga survei internasional Gallup melalui Global Law and Order Report 2024. Menariknya, ini bukan kali pertama negeri singa meraih predikat tersebut—melainkan yang ke-12 kalinya sejak 2006.
Dalam laporan tersebut, Singapura berada di peringkat teratas, diikuti oleh Tajikistan, China, Oman, Arab Saudi, Hong Kong, Kuwait, Norwegia, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.
Rasa Aman Hampir Menyeluruh
Hasil survei Gallup menunjukkan bahwa 98 persen warga Singapura merasa aman berjalan sendirian di malam hari. Angka ini termasuk yang tertinggi di dunia. Bahkan, perbedaan antara laki-laki dan perempuan nyaris tidak signifikan: 98 persen pria dan 97 persen wanita menyatakan hal yang sama.
Seorang analis keamanan regional yang dikutip Gallup menegaskan, “Singapura berhasil menciptakan standar keamanan yang stabil dan berkelanjutan berkat sistem hukum yang tegas dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan.”
Faktor Penentu Keamanan
Gallup dalam laporannya mengaitkan capaian ini dengan sejumlah faktor, antara lain:
- Tingkat kriminalitas yang sangat rendah.
- Penegakan hukum yang efektif.
- Budaya tertib masyarakat yang kuat.
Hal tersebut menciptakan rasa percaya diri publik dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk pada malam hari, yang di banyak negara masih menjadi kekhawatiran utama.
Konsistensi Sebagai Kunci
Predikat Singapura sebagai negara paling aman bukan hanya pencapaian sesaat, melainkan hasil konsistensi. Sejak pertama kali menduduki peringkat ini pada 2006, Singapura berhasil mempertahankannya berulang kali hingga kini.
Dengan reputasi tersebut, Singapura semakin memperkuat citranya bukan hanya sebagai pusat finansial dan destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai contoh bagaimana kebijakan publik yang tegas dapat menciptakan rasa aman bagi warganya.
Baca berita menarik lainnya hanya di JurnalLugas.Com






