JurnalLugas.Com — Warga Lampung Tengah digemparkan oleh kasus tragis tewasnya seorang siswi SMA berusia 15 tahun berinisial ADR. Korban ditemukan tak bernyawa di aliran sungai setelah diduga dibunuh oleh kekasihnya, Suryadi (42).
Peristiwa memilukan ini bermula saat korban meminta pelaku membelikannya sebuah ponsel iPhone seharga sekitar Rp8 juta.
Namun, pelaku hanya mampu memberikan uang Rp3 juta. Rasa kecewa membuat ADR melemparkan uang tersebut ke wajah Suryadi.
Emosi memuncak, pertengkaran berubah menjadi aksi kekerasan. Pelaku mengambil sebatang kayu lalu memukulkan berkali-kali hingga korban tak berdaya.
Jasad ADR kemudian dibuang ke sungai di wilayah Kampung Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai. Korban ditemukan warga dua hari kemudian dalam kondisi mengenaskan.
Pengakuan Pelaku
Setelah peristiwa itu, Suryadi sempat menutupi perbuatannya. Namun rasa bersalah membuat ia mengakui pembunuhan tersebut kepada istrinya. Pelaku bahkan mencoba mengakhiri hidup dengan menenggak racun, tetapi berhasil diselamatkan dan kini masih dirawat di rumah sakit dengan penjagaan aparat.
Kepolisian menyatakan, motif utama kasus ini dipicu konflik seputar permintaan materi. “Pelaku mengaku kalap setelah korban melemparkan uang ke wajahnya,” jelas seorang pejabat kepolisian.
Kasus ADR bukan hanya cerita kriminal, melainkan cermin masalah sosial yang harus segera diatasi bersama. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Untuk informasi dan analisis lebih lengkap, kunjungi JurnalLugas.Com.






