Anutin Charnvirakul Jadi PM Thailand Koalisi Baru Resmi Ambil Alih Pemerintahan

JurnalLugas.Com – Pemerintah koalisi baru Thailand resmi dilantik pada Rabu (24/9), dengan Perdana Menteri Anutin Charnvirakul memimpin jajaran kabinet 36 menteri. Pelantikan ini menyusul pengesahan kerajaan terhadap pimpinan departemen masing-masing pekan lalu.

Upacara sumpah jabatan berlangsung di Istana Dusit, Bangkok, dengan kehadiran Raja Maha Vajiralongkorn. Anutin bersama enam wakil PM dan seluruh menteri kabinet mengucapkan sumpah setia di hadapan audiensi kerajaan, menandai dimulainya era pemerintahan baru di Negeri Gajah Putih. β€œIni adalah langkah penting untuk memastikan kelancaran administrasi negara,” ujar salah satu pejabat yang hadir, dikutip secara singkat.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Thaksin Shinawatra Resmi Bebas Bersyarat, Era Politik Dinasti Thailand

Koalisi yang dipimpin Partai Bhumjaithai ini melibatkan sejumlah partai lain, termasuk Kla Tham, Palang Pracharath, dan Ruam Thai Sang Chart. Kehadiran perwakilan faksi-faksi tersebut menunjukkan komitmen koalisi untuk menjaga stabilitas politik dan keberlanjutan program pemerintah.

Setelah upacara, PM Anutin memimpin rapat kabinet khusus di Government House pada malam harinya. Ia dijadwalkan menyampaikan pernyataan kebijakan kepada parlemen pada pekan depan, sebagai langkah final sebelum pemerintahan baru resmi menjalankan tugasnya.

Anutin, pemimpin Partai Bhumjaithai berusia 59 tahun, menjadi Perdana Menteri ke-32 Thailand setelah terpilih melalui pemungutan suara parlemen bulan ini. Kenaikan Anutin ke posisi tertinggi di eksekutif menegaskan dominasi koalisi yang berhasil mengamankan mayoritas di parlemen.

Baca Juga  Thailand Abaikan Klaim Gencatan Senjata Trump, PM Anutin Operasi Militer Terus Jalan

Pemerintahan baru ini menghadapi tantangan besar, termasuk stabilitas ekonomi, pengelolaan pandemi, dan hubungan regional. Namun, para analis politik menilai kepemimpinan Anutin dapat membawa arah baru yang lebih inklusif bagi masyarakat Thailand.

Untuk informasi lebih lengkap dan analisis mendalam mengenai politik Thailand, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait