Menkes & BGN Angkat Bicara soal Siswa Meninggal di Bandung Barat, Ini Penjelasannya

JurnalLugas.Com – Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi kasus meninggalnya seorang siswa SMK di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa kasus tersebut tidak berhubungan dengan program pemerintah.
“Sudah dijelaskan dari pihak setempat, bahwa kejadian itu tidak terkait dengan MBG,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Bacaan Lainnya

Dadan menuturkan, BGN sebenarnya membuka opsi autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Namun, keputusan tetap berada di tangan keluarga korban.
“Kami sempat menawarkan autopsi, tetapi orang tua siswa tidak mengizinkan. Maka, kewenangan kami serahkan ke pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga  Solidaritas Pelajar West Papua Tolak MBG Ini Respon Istana

Lebih lanjut, ia memastikan BGN terus memperbaiki tata kelola program melalui regulasi baru. “Dalam waktu dekat, akan ada peraturan presiden (perpres) yang mengatur teknis pelaksanaan MBG agar lebih baik,” tambahnya.

Menkes Serahkan Kasus ke Pemkab Bandung Barat

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah pusat tidak akan melakukan intervensi lebih jauh, karena penanganan kasus sudah dilakukan di tingkat daerah.
“Kasus ini sudah ditangani Pemkab Bandung Barat melalui dinas kesehatan setempat,” kata Budi.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat juga menyampaikan laporan resmi terkait kronologis kejadian. Kepala Dinkes KBB, Lia Nurliana Sukandar, menjelaskan bahwa siswa tersebut sempat mengalami gejala medis serius sebelum meninggal.
“Pasien mengeluh pusing, muntah berulang kali, kejang, hingga mulut berbusa. Namun berdasarkan pemeriksaan, kasus ini tidak terkait dengan MBG,” ungkap Lia.

Menurut laporan medis, korban sempat mengonsumsi makanan program MBG pada 24 September, namun ia juga memiliki riwayat penyakit asam lambung yang cukup kronis. Gejala serius baru muncul pada 29 September, hingga akhirnya meninggal dunia pada 30 September.

Baca Juga  Pengawasan Sekolah terhadap Program MBG, Bentuk, Mekanisme, dan Peran Strategisnya

Pemerintah Pastikan MBG Aman

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi pelajar di Indonesia. BGN menegaskan akan terus melakukan evaluasi agar kasus serupa tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Prinsipnya, MBG dirancang untuk menyehatkan siswa, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, pengawasan dan perbaikan terus dilakukan,” tutup Dadan.

Baca berita selengkapnya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait