JurnalLugas.Com — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat tren penurunan harga sejumlah komoditas pangan strategis pada awal pekan ini. Penurunan harga terutama terlihat pada cabai rawit merah, bawang merah, serta beras di berbagai jenis.
Berdasarkan data Harga Pangan Nasional Bapanas per Selasa (7/10/2025) pukul 10.00 WIB, harga cabai rawit merah turun menjadi Rp44.565 per kilogram, dari sebelumnya Rp46.893 per kilogram.
Begitu pula bawang merah, kini berada di kisaran Rp37.624 per kilogram, turun dari Rp38.293 per kilogram.
Harga Beras Turun di Semua Kategori
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas beras, baik premium, medium, hingga beras program pemerintah.
Bapanas mencatat, beras premium kini dijual rata-rata Rp15.944 per kilogram, turun dari Rp16.048.
Sementara beras medium turun menjadi Rp13.655 per kilogram dari sebelumnya Rp13.916, dan beras Program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) turun ke Rp12.504 per kilogram dari Rp12.540.
Pejabat Bapanas, A.D., menjelaskan bahwa penurunan ini merupakan dampak dari pasokan beras baru hasil panen dan efisiensi distribusi.
“Stok beras nasional dalam kondisi aman. Kami terus memantau distribusi agar harga tetap stabil di pasar,” ujarnya kepada media.
Komoditas Lain: Cabai, Bawang Putih, dan Daging
Selain beras, cabai merah keriting juga menunjukkan penurunan harga menjadi Rp56.462 per kilogram, dari sebelumnya Rp58.971.
Sementara cabai merah besar turun ke Rp47.825 per kilogram, dari Rp50.845.
Bawang putih bonggol juga mengalami koreksi harga menjadi Rp36.320 per kilogram, turun dari Rp37.271.
Namun, untuk komoditas protein hewani, harga bergerak beragam.
Daging sapi murni kini dijual Rp133.697 per kilogram, sedikit turun dari Rp134.882, sedangkan daging ayam ras justru naik tipis menjadi Rp38.259 per kilogram.
Telur ayam ras pun mengalami kenaikan menjadi Rp30.285 per kilogram.
Sementara daging kerbau beku impor turun ke Rp102.803 per kilogram, dan daging kerbau segar lokal menurun signifikan ke Rp135.417 per kilogram dari sebelumnya Rp141.538.
Minyak Goreng dan Gula Alami Fluktuasi
Harga gula konsumsi juga mencatat penurunan menjadi Rp17.967 per kilogram, dari Rp18.081.
Untuk minyak goreng, pergerakan harga bervariasi.
Minyak goreng kemasan naik tipis ke Rp20.788 per liter, sementara minyak goreng curah turun ke Rp17.348 per liter, dan merek Minyakita turun ke Rp17.233 per liter.
“Pergerakan harga minyak dan gula dipengaruhi faktor global, termasuk harga CPO dan nilai tukar rupiah,” ujar S.H., analis pangan dari Bapanas.
Produk Ikan dan Tepung Terigu
Pada sektor perikanan, ikan kembung mengalami kenaikan ke Rp42.126 per kilogram, sementara ikan tongkol naik menjadi Rp34.829 per kilogram.
Sebaliknya, ikan bandeng mengalami penurunan ke Rp34.038 per kilogram.
Tepung terigu curah dan kemasan juga turun masing-masing ke Rp9.755 dan Rp12.792 per kilogram.
Sedangkan garam konsumsi sedikit melemah ke Rp11.382 per kilogram.
Tren Stabilitas Pangan
Secara umum, tren harga pangan nasional menunjukkan stabilitas dengan kecenderungan turun pada pekan ini.
Pemerintah melalui Bapanas menegaskan akan terus mengawasi pasokan dan rantai distribusi agar inflasi pangan tetap terkendali menjelang akhir tahun.
Untuk informasi terkini seputar harga pangan dan kebijakan pemerintah, kunjungi JurnalLugas.Com.






