Strategi Baru Semen Baturaja Integrasi SIG Lewat Skema Management Fee

JurnalLugas.Com — PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) berencana memperluas kegiatan bisnisnya dengan menambah bidang usaha baru di sektor penjualan semen berbasis konsep management fee. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi integrasi bersama induk usahanya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menjelaskan bahwa penambahan bidang usaha tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi operasional antara kedua entitas. “Penyesuaian ini dilakukan untuk mendukung sistem pemasaran dan penjualan semen di bawah struktur Mega Distributor yang dikelola oleh SIG,” ungkap Suherman dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/10/2025).

Bacaan Lainnya

Skema Mega Distributor dan Peran SMBR

Melalui mekanisme Mega Distributor, SIG bertindak sebagai distributor tunggal yang membeli produk dari Semen Baturaja untuk kemudian dijual kembali kepada jaringan sub-distributor maupun pelanggan di berbagai wilayah. Dalam sistem ini, SMBR berperan sebagai Koordinator Penjualan untuk area Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Baca Juga  Saham Haji Isam Anjlok Tajam Usai Reli Fantastis, Analis Ungkap Penyebab dan Prospeknya

“Sebagai koordinator, kami akan memperoleh management fee dari hasil penjualan produk semen milik anak usaha SIG yang berada di wilayah koordinasi kami,” jelas Suherman.

Penyesuaian Legalitas Usaha

Agar aktivitas bisnis tersebut memiliki dasar hukum yang kuat, SMBR berencana menambahkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru, yakni 70209 – Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya. Menurut Suherman, langkah ini menjadi keharusan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan mendukung pelaksanaan transaksi yang menghasilkan imbal hasil berbasis management fee.

“Penambahan KBLI ini bukan sekadar administratif, tetapi merupakan strategi bisnis yang memperkuat posisi Semen Baturaja di dalam struktur SIG,” ujarnya menegaskan.

Dorong Diversifikasi dan Keberlanjutan

Dengan penambahan bidang usaha tersebut, SMBR berupaya menciptakan sumber pendapatan baru di luar penjualan semen, sehingga meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan keuangan perusahaan.
“Melalui diversifikasi ini, kami berharap dapat memberikan nilai tambah jangka panjang dan memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan grup usaha SIG,” tambah Suherman.

Baca Juga  IHSG Dibuka Cantik Pagi Ini, Sentimen Positif Dorong Optimisme Pasar

Profil Bisnis SMBR

Saat ini, kegiatan utama Semen Baturaja masih berfokus pada produksi semen Portland, serta produk turunan seperti mortar dan white clay. Seluruh kegiatan tersebut telah sesuai dengan KBLI 23941 dan 08105, serta memenuhi ketentuan perizinan dan regulasi yang berlaku.

Dengan ekspansi ini, SMBR menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai bagian integral dari ekosistem industri semen nasional yang lebih terintegrasi dan efisien di bawah SIG.

Sumber berita & informasi terpercaya lainnya bisa dibaca di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait